Berita Nasional
Kini Ada Usul Jokowi Tambah Setengah Periode Lagi, Projo : Lebih Masuk Akal Kalau 2,5 Periode
Panel Barus mengusulkan masa jabatan Joko Widodo ditambah setengah periode menjadi 2,5 periode.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Setelah isu tiga periode jabatan Presiden Joko Widodo mengalami penolakan, kini muncul wacara baru yang digulirkan Bendahara Umum Projo, Panel Barus.
Ia menyebut isu tiga periode jabatan presiden ibarat api yang mau mati.
Menurutnya sebagai sebuah kemungkinan politik, wacana tiga periode jabatan presiden sangatlah kecil.
Gantinya, Panel Barus mengusulkan masa jabatan Joko Widodo ditambah setengah periode menjadi 2,5 periode.
“Saya yang lebih masuk akal bukan 3 periode, tapi 2,5 periode,” kata Panel Barus dalam diskusi bertajuk 'Bangkit Dari Kubur Jokowi 3 Periode', di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (12/6/2022).
Baca juga: Amien Rais Senggol Jokowi & Luhut, Tuding 3 Periode Bakal Lanjut Lagi & Watak Kekuasaan Emoh Turun
Baca juga: Alasan Kaesang Tolak Wacana Presiden 3 Periode, Mengaku Tak Nyaman Menjadi Anak Presiden
Panel Barus menyebut isu masa jabatan presiden setengah periode, efortnya tidak sebesar tiga periode jabatan presiden.
Namun kata dia, haru ada amandemen undang-undang dasar 1945.
“Mekanisme 2,5 periode artinya nambah. Itu lebih mungkin, energinya lebih ada,” katanya.
Walaupun jadwal pemilu sudah diketok, kata dia, penambahan masa jabatan presiden masih memungkinkan.
Terutama apabila ada kejadian besar yang memaksa adanya penundaan pemilu.
“Kalau tiba-tiba ada kondisi luar biasa, itu bisa jadi faktor yang menentukan (penundaan pemilu). Kalau pemilu 2024 itu kan agenda politik negara yang sudah berjalan. Nah yang 2,5 periode itu masih bisa numpang di tengah jalan itu nanti,” pungkasnya.
Jokowi Ingatkan Hati-hati soal Isu 3 Periode
Semetara itu, sebelumnya Presiden Joko Widodo merasa heran terhadap aksi demonstrasi yang ditujukan kepadanya terkait masa jabatan tiga periode.
Dia menyebutkan, secara pribadi, dia tidak pernah menyatakan diri akan melanjutkan pemerintahan setelah masa jabatannya selesai dalam dua periode, yakni pada 2024.
"Kan kejadiannya sudah terjadi. Pertama menyampaikan, Pak Mantan Ketua HIPMI, Pak Menteri Investasi. Karena alasan ini, ini, ini lanjutkan. Besoknya enggak ada sehari saya didemo besar-besaran," ujar Jokowi pada peringatan 50 tahun HIPMI di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (10/6/2022) sore.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Presiden-Joko-Widodo-Jokowi-batal-membuka-laga-perdana-Piala-Presid.jpg)