Berita Solo Terbaru
Solo Sudah PPKM Level 1, Ibadah Sampai Pernikahan Sudah Boleh Kapasitas 100 Persen
Kota Solo dan sekitarnya saat ini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 sejak Selasa (7/6/2022).
Penulis: Tara Wahyu Nor Vitriani | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tara Wahyu NV
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kota Solo dan sekitarnya saat ini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 sejak Selasa (7/6/2022).
Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa mengatakan, memang status Solo saat ini turun ke PPKM Level 1.
Dia mengatakan, mendapatkan kabar tersebut pada Senin (6/6/2022) lalu.
Baca juga: Sabar Dulu, Rencana Penghapusan PPKM Masih Tunggu Perintah Presiden Jokowi
Baca juga: Jelang Mudik Lebaran, PPKM Sragen Turun ke Level 2, Hanya Ada 12 Kasus Aktif Covid-19
"Itu malam harinya kita dikabari kalau Kita (Solo Raya) sudah turun ke level 1," kata Teguh, Minggu (12/6/2022).
Menurut dia, saat ini kegiatan di Kota Solo sudah dilonggarkan.
Kegiatan di rumah ibadah, resepsi, dan kegiatan di fasilitas umum sudah bisa menggunakan kapasitas 100 persen.
"Jawa Bali sudah level 1 semuanya, semua sudah 100 persen, semua kegiatan di masjid kemudian di tempat ibadah di wedding itu semua sudah 100 persen," tuturnya.
Meski begitu, Teguh mengimbau agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan dengan baik.
Baca juga: Simpang Siur Level PPKM Solo, Ternyata Masih Level 3, Ini Penjelasan Wakil Wali Kota Teguh
Hal tersebut, karena dirinya tidak ingin adanya lonjakan kasus setelah adanya pelonggaran.
"Tetapi tetap Prokes dijaga itu penting karena itu yang menembakkan angka Covid-19, supaya tidak ada kenaikan kasus," tuturnya.
Teguh menjelaskan, untuk aturan tersebut sudah berjalan satu pekan terakhir.
Baca juga: Meski Masih PPKM Level 3, Pemkab Karanganyar Masih Terapkan PTM 100 Persen
Dirinya mengaku, meski sudah turun level, masih ada catatan yang diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Itu terkait capaian vaksin booster.
"Meski di Solo sudah tinggi capaian vaksin boosternya, tapi secara Provinsi di Jawa Tengah masih rendah dengan capaian 30 persen," jelasnya.
Untuk itu, Pemkot diminta untuk melakukan percepatan vaksinasi Booster. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Khilafatul-Muslimin.jpg)