Berita Karanganyar Terbaru

Bupati Karanganyar Juliyatmono Usul Satpol PP Bisa Selidiki & Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Dalam wacana tersebut, Satpol PP Karanganyar akan memiliki kewenangan baru terkait kebijakan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba

TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Bupati Karanganyar Juliyatmono, Rabu (8/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Beredar kabar Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan membuat peraturan terkait tugas dan kewajiban pokok Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karanganyar.

Dalam wacana tersebut, Satpol PP Karanganyar akan memiliki kewenangan baru terkait kebijakan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kabupaten Karanganyar.

Usulan tersebut akan dimasukan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam sidang paripurna DPRD Karanganyar, Senin (21/6/2022).

Baca juga: Sepeda Bocah Sukoharjo Raib di Parkiran Masjid Agung Karanganyar, Malingnya Kendarai dengan Santai

Baca juga: Sasar Dua Kursi DPRD Karanganyar di Pileg 2024, PPP Fokus ke Dapil 4 dan 5

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan usulan Raperda tersebut berdasarkan Permendagri No 12 tahun 2019 pasal 3 huruf a tentang fasilitasi pencegahan dan pemberantasan narkoba.

“Saat ini peredaran dan penyalahgunaan narkoba cukup mengkhawatirkan. Narkoba itu musuh bersama," ucap Juliyatmono, kepada TribunSolo.com, Senin (20/6/2022).

Juliyatmono menerangkan dalam usulan Raperda tersebut, Satpol PP Karanganyar diberikan kewenangan membantu pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), penyidik Kepolisian, penyidik PPNS dilingkungan lembaga pemerintah.

Menurutnya, dalam Permendagri tersebut dijelaskan, salah satu fasilitasi pemerintah adalah pembentukan pembuatan regulasi berupa Perda.

"Oleh karena itu, kita ajukan Perda sebagai wujud dukungan Pemkab Karanganyar dalam hal pemberantasan narkoba," kata Juliyatmono.

Baca juga: Hari Jadi ke-76 Bhayangkara Karanganyar: Ratusan Orang Ikut Sepeda Santai, Total Hadiah Rp 79 Juta 

Baca juga: Cerita Suporter Persis Solo Asal Jakarta, Cari Tiket di 7 Lokasi, Akhirnya Dapat di Karanganyar 

Dia menjelaskan dengan keterlibatan Satpol PP, maka pencegahan dan penanganan peredaran narkoba bisa lebih cepat dilakukan.

Dalam isi Raperda tersebut, dikatakannya tidak hanya mengatur kewenangan aparat penegak perda untuk memberantas narkoba.

Namun regulasi tersebut memberi juga kesempatan rehabilitasi kepada pecandu narkoba.

"Rehabilitasi selama ini dilakukan di Solo, dengan Perda yang baru ini, rehabilitasi bisa dilakukan di Karanganyar," kata Juliyatmono.

Sementara itu, Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo menilai Perda yang diajukan oleh Pemkab Karanganyar ini akan tumpang tindih.

Baca juga: Pekerjaan Linmas di Karanganyar Kurang Diminati Anak Muda, Satpol PP : Dianggap Tak Ada Prospek 

Dia berpandangan Perda yang diajukan Bupati Karanganyar bakal tumpang tindih dengan kepolisian sebagai aparat penegak hukum.

"Raperda ini akan kami pelajari dulu, apalagi kewenangan penyelidikan dan penyidikan ada ditangan kepolisian,"kata Bagus.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved