Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Nasional

Wabah PMK Penyakit Mulut dan Kuku Terus Meluas di 22 Provinsi, Kasus Tertinggi di Jawa Timur

Jelang penyembelihan hewan kurban, wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih meluas di berbagai provinsi di Indonesia.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Istimewa/Dok. Warga
Ilustrasi PMK 

TRIBUNSOLO.COM - Beberapa hari lagi, muslim Indonesia akan merayakan hari raya Idul Adha pada Minggu (10/7/2022) mendatang.

Ibadah kurban akan dilaksanakan sepekan lagi.

Jelang penyembelihan hewan kurban, wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih meluas di berbagai provinsi di Indonesia.

Tercacat sebanyak 22 provinsi dan 246 kabupaten/kota tertular wabah PMK, hal tersebut berdasarkan data yang diterima Tribunnews dari BNPB.

Baca juga: Ramalan Zodiak Sabtu 2 Juli 2022: Gemini Ingin Menaikkan Status Sosial, Capricorn Saatnya Bersantai

Hingga Jumat (1/7/2022), terdapat total 233.370 ekor hewan yang terjangkit wabah PMK.

Dari jumlah tersebut, provinsi Jawa Timur lah yang menjadi penyumbang terbanyak, dengan total 133.460 ekor hewan tertular PMK.

Kemudian di bawahnya ada Nusa Tenggara Barat dengan total 48.246 disusul Jawa Tengah dengan total 33.178 ekor hewan tertular PMK.

Lalu ada Aceh dengan 32.330 kasus dan Jawa Barat 32.178 kasus.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan PMK, jumlah total akumulasi kasus meliputi 312.053 ekor hewan ternak yang sakit.

Baca juga: Haji Faisal Tak Mau Maafkan Tiara Marleen, Ini Awal Mula Tiara Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik

Sementara itu, 73.119 ekor hewan ternak dinyatakan sembuh, 3.839 ekor hewan ternak dipotong bersyarat dan sebanyak 1.726 ekor hewan ternak mati karena PMK.

Pemerintah pun telah meningkatkan percepatan vaksinasi untuk hewan ternak demi meningkatkan kekebalan dan mencegah kematian.

Hingga kini tercacat ada 169.782 ekor hewan ternak yang sudah mendapat vaksinasi.

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan pemerintah mengambil langkah pertama vaksinasi di berbagai daerah untuk mencegah terjangkitnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Hal tersebut diungkapkan Maruf Amin saat meninjau ternak sapi Kelompok Tani Ternak (KTT) Rayan Baru, di Kelurahan Gerung Selatan, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Kamis (30/6/2022).

Baca juga: Ahmad Dhani Akan Serahkan Perusahaan Musiknya Republik Cinta Manajemen pada El Rumi, Ini Alasannya

“Jadi sapi yang sehat divaksin supaya ada kekebalan dan yang kena [PMK] terus dilakukan pengobatan intensif," ujar Ma ruf Amin melalui keterangan tertulis, Jumat (1/7/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved