Berita Solo Terbaru

Asyik Bermain di Dekat Jembatan Rel Kereta Api Losari Solo, Anak Kecil Malah Temukan Mayat Membusuk

Mayat tanpa identitas di dekat jembatan kereta api Losari, Rabu (6/7). Mayat yang sudah membusuk itu ditemukan oleh anak kecil yang bermain di TKP

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Istimewa/Dok. BPBD Kota Solo
Penemuan sesosok mayat tanpa identitas di dekat jembatan kereta api Losari, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Rabu (6/7/2022). Mayat yang sudah membusuk itu ditemukan oleh anak kecil yang bermain di sekitar TKP. Diperkirakan mayat itu sudah meninggal 12 hari lamanya. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di dekat jembatan kereta api Losari, Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Rabu (6/7/2022).

Anggota Rescue BPBD Kota Solo, Hananto menerangkan penemuan tersebut bermula dari anak-anak yang bermain di dekat lokasi temuan.

"Itu ada anak-anak kecil yang bermain di atas atau dekat jembatan rel kereta api Losari," terang dia kepada TribunSolo.com, Kamis (7/7/2022).

Baca juga: Sopir Meninggal di Parkiran Hotel di Solo, Posisinya Duduk Dalam Mobil

Baca juga: Ini Ruas Jalan yang Ditutup Selama Solo Batik Carnival : Jalan Bhayangkara hingga Balai Kota Solo

"Terus anak kecil itu turun, sampai di lokasi, dia melihat sosok mayat tergeletak di anak sungai," katanya.

"Lalu anak itu lari naik dan manggil minta tolong kepada warga yang dekat lokasi temuan," tambahnya lagi.

Warga kemudian menuju ke lokasi dan ditindaklanjuti dengan melapor kepada relawan dan Polsek Pasar Kliwon.

Hananto menerangkan pihaknya baru menerima laporan sekira pukul 13.10 WIB melalui pesan WhatsApp.

Personel kemudian diterjunkan dan sampai lokasi sekira pukul 13.25 WIB.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Solo Raya Kamis 7 Juli 2022: Cerah Berawan hingga Ada Potensi Turun Hujan Ringan

Baca juga: Ingin Nonton Solo Batik Carnival? Ini Lho Lokasi Kantong Parkir bagi Warga Solo

"Terus assesment dan persiapan evakuasi jenazah yang saat itu posisi terlentang dengan kondisi sudah membusuk," terang dia.

"Diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar 12 hari," tambahnya.

Hananto mengatakan medan untuk proses evakuasi jenazah lumayan sulit karena ada beberapa bagian anak sungai yang curam.

"Tim berhasil turun ke lokasi dan kita lakukan evakuasi jenazah dengan sistem estafet dari bawah naik ke atas," kata dia.

"Sampai di atas, jenazah langsung dimasukan ke mobil jenazah untuk dibawa ke RSUD Dr Moewardi," tambahnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved