Berita Regional

Ibu 65 Tahun Menangis Diantar ke Panti Jompo, 4 Anaknya Tak Sanggup Merawat Karena Kesulitan Ekonomi

Siti Hendrawati (65) dititipkan di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 pada Jumat (7/8/2022) sore.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Tribun Jakarta
Siti Hendrawati (65) digendong putranya keluar dari rumah ke mobil dinas Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Jumat (8/7/2022). 

TRIBUNSOLO.COM - Satu Ibu bisa merawat banyak anak, namun tak semua anak sanggup merawat satu Ibu.

Kalimat tersebut agaknya tepat menggambarkan kondisi keluarga di Matraman, Jakarta Timur ini.

Merasa tak sanggup merawat Ibunya yang tak bisa lagi berjalan, 4 anak memutuskan untuk menitipkan Ibu mereka yang berusia 65 tahun ke Panti Sosial.

Baca juga: BCL Akan Gelar Konser di Singapura, Sang Putra Bakal Diajak: Ingin Buktikan Dirinya Bangkit

Siti Hendrawati (65) digendong putra sulungnya untuk diantar ke Panti Sosial.

Ibu 4 anak itu langsung menangis di gendongan sang putra.

Ia dititipkan di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 pada Jumat (7/8/2022) sore.

Siti dibawa ke panti sosial milik Dinas Sosial DKI Jakarta setelah keempat anaknya menyatakan tidak mau mengurus sang ibu dengan alasan motif ekonomi dan hal lainnya.

Baca juga: Ramalan Zodiak Sabtu 9 Juli 2022: Libra Saatnya Hemat, Aquarius Buatlah Keputusan dengan Hati-hati

Sementara tiga anak Siti yang lain bahkan tidak menunjukkan batang hidung ketika jajaran Satpel Sosial Kecamatan Matraman, Jakarta Timur datang menjemput Siti.

Kasatpel Sosial Kecamatan Matraman, Nur Azizah mengatakan penjemputan Siti dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan seorang ibu korban penelantaran di RT 14/RW 13 Pisangan Baru.

"Hari ini langsung dibawa. Nanti ketika tiba di panti akan dilakukan anamnesa (pemeriksaan medis) terlebih dulu," kata Nur di Matraman, Jakarta Timur, Jumat (8/7/2022).

Bila mengacu definisi orang terlantar digunakan Dinas Sosial DKI Jakarta, Siti sebenarnya bukan termasuk kategori karena masih memiliki keempat anak dan sanak saudara.

Baca juga: BCL Akan Gelar Konser di Singapura, Sang Putra Bakal Diajak: Ingin Buktikan Dirinya Bangkit

Tapi anak Siti sudah menyatakan tidak bisa merawat Siti, hal ini yang membuat Satpel Sosial Kecamatan Matraman akhirnya membawa korban ke Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3.

"Karena memang ditelentarkan oleh anak kita mengikuti SOP panti,"

"Ketika ada anggota keluarga yang dititipkan ada persyaratan, harus ada permohonan, melampirkan KTP, KK," ujarnya.

Kemudian BPJS Kesehatan jika ada, keterangan kunjungan dilakukan Satpel Sosial, serta pernyataan dari pihak keluarga bahwa Siti akan diserahkan ke Panti Sosial.

Seluruh persyaratan administrasi ini memang belum dipenuhi anak Siti, tapi Nur menuturkan karena pertimbangan kondisi Siti pihaknya lebih dulu membawa korban ke panti sosial.

"Mekanisme prosedur surat menyusul, sambil berjalan. Karena memang ketiga anaknya meninggalkan begitu saja,"

"Sementara anaknya yang satu ada tapi menurut dia sulit ekonomi," tuturnya. (*)

Baca juga: Terjadi 14 Kali Gempa di Selatan Jawa Timur Sejak Pukul 3.27 Hingga 8.00, Tak Berpotensi Tsunami

(Tribunnews.com/Penulis: Bima Putra)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved