Berita Nasional
Tuai Kritikan Gara-gara Kampanyekan Putrinya, Zulkifli Hasan: Biasa, Jadi Menteri Ada Pro Kontra
Zulhas meminta warga yang datang tak usah membayar, sebab minyak tersebut akan dibayar oleh anaknya.
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM - Beberapa waktu lalu beredar video di media sosial, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan membagikan minyak goreng 'Minyak Kita' secara gratis dalam acara PAN-SAR Murah di Telukbetung Timur, Bandar Lampung.
Dalam potongan video yang beredar, Ketua Umum PAN itu tampak disambut meriah oleh warga setempat.
Kedatangannya diketahui untuk meninjau kondisi harga minyak goreng di pasaran.
Minyak goreng curah yang diperjualbelikan saat itu dengan harga Rp10.000 untuk dua liter.

Baca juga: Video Irjen Ferdy Sambo Menangis Dalam Pelukan Irjen Fadil Imran Beredar di Media Sosial
Namun, Zulhas meminta warga yang datang tak usah membayar, sebab minyak tersebut akan dibayar oleh anaknya.
"Nah, uangnya enggak usah diberikan, dikantong aja,"
"Dikantongin! 10 ribu yang tanggung Putri tuh Putri (anak Mendag Zulkifli)," terang Zulhas dalam video tersebut.
Tak sampai di sana, ia secara terang-terangan meminta warga untuk memilih anaknya pada pileg nanti.
Baca juga: Lowongan Kerja KAI Services untuk Lulusan SMA/SMK, Pendaftaran Ditutup 31 Juli 2022
"Diterima dari Mbak Futri, tepuk tangan dong ibu-ibu, gratis!,"
"Tapi milih Futri ya! Oke? Nah kalau milih Putri entar tiap dua bulan ada deh ginian (minyak goreng gratis)," beber Zulhas.
Futri maju sebagai calon legislatif DPR untuk Dapil Lampung I yang meliputi Lampung Selatan, Bandar Lampung, Metro, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat.
Video tersebut lantas menuai kritikan dari berbagai pihak.
Presiden Joko Widodo bahkan memberikan teguran agar Mendag fokus dengan tugasnya saja.
Baca juga: Eks Napi Korupsi AKBP Brotoseno Resmi Dipecat Sebagai Anggota Kepolisian
Saat ditemui awak media, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan, aksi viralnya membagikan MinyaKita gratis sambil mengampanyekan putrinya, Futri Zulya Savitri, merupakan agenda rutin PAN, PANsar Murah.
"Jadi ketua umum partainya duluan kan, menterinya belakangan."