Berita Daerah

Kisah Tragis Junaesih Dibunuh oleh Suami yang Merupakan Paman Kandungnya, Mayatnya Dibungkus Karung

Mayat dalam karung itu ditemukan oleh warga di pinggir Jalan Raya Laban pada Sabtu (30/7/2022) pagi. 

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Dokumentasi Polisi via Kompas.com
Petugas saat mengevakuasi mayat dalam karung yang ditemukan warga Jongjing, Desa Cerukcuk, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten 

Adi lalu membungkus mayat Junaesih memakai karung lalu mengangkutnya menggunakan sepeda motor.

Karung berisi mayat tersebut kemudian dibuang di pinggir Jalan Raya Laban, Desa Cerucuk, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten dan kemudian ditemukan oleh warga.

Baca juga: Ekonom Senior Rizal Ramli Sebut Megawati Tak Akan Usung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga mengatakan, polisi menggunakan scientific crime investigation dalam mengidentifikasi korban.

"Berbasis face recognizer dan fingerprints identification system yang dimiliki Polda Banten," ujar Shinto.

Melalui metode ini, polisi berhasil memperoleh informasi awal tentang identitas dan nomor induk kependudukan (NIK) korban.

Secara paralel, polisi juga menyebar informasi kepada publik tentang ciri-ciri mayat perempuan tanpa identitas tersebut.

Pada Minggu (31/7/2022) sore, ada dua orang yang datang ke RS Bhayangkara Banten.

Keduanya mengaku mencari seorang anggota keluarga yang tidak bisa dihubungi.

Setelah diberi izin melihat jasad perempuan yang ditemukan di Cerucuk, Tanara, mereka memastikan bahwa mayat tersebut adalah Junaesih.

Baca juga: Aktor India Salman Khan Dapat Ancaman Pembunuhan Sejak Juni 2022, Beli Mobil Anti Peluru Rp 2,8 M

Identifikasi korban pembunuhan ini terbantu oleh ciri sekunder yang dipaparkan keluarga.

"Sesuai ciri primer korban, pada sidik jari dan profil gigi serta ciri sekunder yang dideskripsikan keluarga seperti tinggi dan bentuk badan, usia, tanda khusus di pipi dan bekas luka lama di kaki, maka diyakini bawa korban benar bernama Junaesih," katanya.

Pihak keluarga juga menjelaskan bahwa Junaesih baru sekitar 40 hari melahirkan anak kedua. "Korban baru 40 hari melahirkan anak," kata Shinto.

Setelah mendapatkan identitas korban, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku pembunuhan yakni Adi yang berstatus suami korban.

Adi dan Junaesih menikah sekitar lima tahun lalu. Pernikahan mereka tidak mendapatkan restu dari keluarga karena Adi dan Junaesih berstatus paman dan keponakan sehingga pernikahan tidak sah secara agama maupun negara.

Halaman
123
Sumber: Tribun banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved