Berita Daerah

Kisah Tragis Junaesih Dibunuh oleh Suami yang Merupakan Paman Kandungnya, Mayatnya Dibungkus Karung

Mayat dalam karung itu ditemukan oleh warga di pinggir Jalan Raya Laban pada Sabtu (30/7/2022) pagi. 

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Dokumentasi Polisi via Kompas.com
Petugas saat mengevakuasi mayat dalam karung yang ditemukan warga Jongjing, Desa Cerukcuk, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten 

Saat itu, Junaesih memiliki suami sah dan punya dua orang anak.

"Diperoleh fakta bahwa PW juga merupakan paman kandung dari korban sehingga pernikahan mereka tidak mendapat restu dari keluarga," kata Shinto Silitonga.

Adi dan Junaesih nekat menikah hingga memiliki dua anak perempuan 5 tahun dan 40 hari.

Selama berumah tangga, Adi dan Junaesih kerap cekcok karena masalah keuangan.

Pendapatan Adi sebagai buruh di sebuah pabrik konveksi tidak dapat mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

"Percekcokan di antara mereka sering terjadi karena pelaku dinilai tidak bertanggung jawab dalam menafkahi keluarga, sehingga umpatan dan makian dari istri membuat pelaku sakit hati," ujar Shinto dikutip dari Kompas.com.

Pada Jumat (29/7/2022) dini hari, Adi terbangun dari tidur karena anak yang berusia 40 hari menangis.

Adi kemudian membangunkan Junaesih agar memberikan ASI kepada si bayi. Junaesih tidak merespons.

Adi dan Junaesih kemudian cekcok. Adi lalu memindahkan bayinya dari samping korban. Dia kemudian mengambil tilam untuk membekap kepala korban serta menindih tubuh korban.

"Selama lebih dari dua menit korban dibekap dan ditindih hingga korban tidak dapat bergerak dan kehabisan napas sampai akhirnya korban meninggal dunia," ujar Shinto.

Adi lalu berusaha menghilangkan jejak dan membuang jasad Junaesih. (*)

(TribunBanten.com)

Sumber: Tribun banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved