Viral
Viral Momen Haru Perpisahan Mahasiswa KKN Ditangisi Warga, Ternyata Ini yang Bikin Berkesan
Sebuah video yang memperlihatkan momen haru perpisahan mahasiswi dan warga KKN viral di media sosial.
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang memperlihatkan momen haru perpisahan mahasiswi dan warga KKN viral di media sosial.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh perempuan bernama Fonisulaeman di akun TikToknya @fnslmn01.
Baca juga: Pemilik Rumah Lokasi Film KKN di Desa Penari Sebut Banyak Kisah Mencekam Usai Syuting
Kejadiannya terjadi saat wanita tersebut mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Morowali, Sulawesi Tengah.
Dilansir dari TribunNews, Fonisulaeman merupakan satu di antara mahasiswi dari Poltekkes Kemenkes Palu yang KKN di Morowali.
Beberapa waktu lalu, ia bersama teman-temannya telah menyelesaikan kegiatan KKN di Desa Paku, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.
Ketika berpamitan, masyarakat di Desa Paku tak kuasa menahan air mata.
Menurut Fonisulaeman, hubungan komunikasi antara mahasiswi dan para warga sudah terjalin erat meski KKN hanya berlangsung selama 20 hari.
Fonisulaeman atau akrab dipanggil Foni ini mengungkapkan sudah menganggap warga Desa Paku seperti keluarganya.
Foni juga mengatakan, ia bersama 12 temannya menjalankan KKN selama 20 hari.
Sudah seperti orang tua kedua
Berdasarkan keterangan Foni, dirinya dan mahasiswi lain pun sudah menganggap warga Desa Paku seperti orangtua kedua.
Sebab, menurut Foni, masyarakat di desa tersebut menerima baik mahasiswi dari Poltekkes Kemenkes Palu.
Apalagi selama KKN, para mahasiswi jauh dari orangtua dan akses untuk ke kota pun jauh.
"Karena di pulau jauh akses kota, jauh dari orangtua, ketakutan utama itu tidak diterima masyarakat. Tapi alhamdulillah, masyarakatnya baik sekali, seperti orangtua kedua," ungkapnya.
Foni menceritakan, warga di desa yang ditempatinya untuk KKN ini juga sering memanggil mahasiswi untuk makan bersama.
"Jadi, mereka baik sekali, mereka membantu program kerja kita. Biasanya mereka juga panggil kita makan-makan dan liburan," jelas Foni.
Hingga momen perpisahan antara mahasiswa dan warga tiba, sejumlah warga terlihat menangis.
"Itu sebenarnya hal yang paling sedih, karena satu minggu sebelum penarikan berasa sekali meweknya, nangis, karena sudah mau berpisah," lanjutnya.
Baca juga: Viral Penonton Film KKN di Desa Penari Pakai Kostum Unik, Ungkap Alasannya Lakukan Aksi Nyentrik
Sejumlah program berjalan lancar
Ketika melakukan KKN, Foni menyebut, warga turut membantu program kerja para mahasiswa.
Adapun program kerja yang dilakukan, di antaranya sosialisasi kesehatan, perlombaan hingga senam lansia.
Dalam pelaksanaannya, Foni mengatakan, KKN berjalan lancar.
"Proses selama KKN lancar. Ada beberapa hambatan, tetapi tidak menghalangi menjalankan program kerja di sana," ucap mahasiswi Sarjana Terapan Kebidanan ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Momen-Perpisahan-Mahasiswa-KKN-di-Morowali-Sulawesi-Tengah.jpg)