Berita Persis Solo
Instruksi Jacksen Pasca Babak Pertama Persis vs Persita : Jangan Selalu Beri Bola Atas ke Ortega
Usai unggul saat turun minum, Jacksen ternyata memberi instruksi kepada skuadnya untuk mengurangi memberi bola atas ke Fernando Rodriguez Ortega
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Persis Solo kembali ditampar keras hasil buruk di pekan keempat Liga 1 musim 2022/2023.
Bermain di tengah guyuran hujan, klub kebanggaan wong Solo itu harus keok dengan skor 2-1 dari Persita Tangerang.
Persis Solo sebenarnya mampu membuat gol di penghujung babak pertama.
Gol tersebut dicetak Alexis Messidoro melalui titik putih dan membuat Persis Solo unggul sementara 1-0.
Baca juga: Riyandi Belum Clean Sheet, Jacksen Pasang Badan : Semua Komponen di Tim Tidak Baik, Termasuk Saya
Baca juga: Blak-blakannya Jacksen, Sebut Pemain Persis Solo Pikul Beban Berat : Bermain Tak Lepas, Takut Salah
Saat unggul tersebut, Jacksen mengungkapkan dirinya telah memberi instruksi kepada pemain untuk mengurangi intensitas umpan-umpan bola atas.
Termasuk, umpan yang diberikan kepada Fernando Rodriguez Ortega.
"(Setelah) babak pertama, di ruang ganti, saat kita unggul, saya sampaikan kepada pemain bahwa meskipun Rodriguez punya postur tinggi tidak seharusnya selalu kasih bola atas," ujar dia.
"Tadi, babak pertama, hujan, bola cukup basah dan licin," tambahnya.
Meski demikian, beberapa momen umpan-umpan atas masih dilakukan penggawa Persis Solo.
Misalnya, saat menit ke-60, Abduh Lestaluhu mengirim umpan silang lambung yang kemudian membentur mistar gawang Persita Tangerang.
Baca juga: Susunan Pemain Persis Solo vs Persita Tangerang : Ortega Striker Tunggal, Persita Bertumpu Fergonzi
Baca juga: Cara Lepas Masker Paspampres Tuai Pro Kontra Netizen, Gibran : Saya Jaga Wibawa Korban
Itu membuat bola sedikit membelok ke arah Ortega yang sudah melompat dan menjulurkan kakinya untuk coba membelokannya.
Namun, upaya Ortega tersebut rupanya belum sempurna dan tidak menjadi gol.
"Semua itu (instruksi) sebenarnya telah dilatih dalam sesi latihan," ujarnya.