Polisi Tembak Polisi

Putri Candrawathi Punya Anak Batita,Kak Seto Berharap Istri Ferdy Sambo dan Sang Anak Tak Dipisahkan

Ferdy Sambo dan Putri kini sama-sama berstatus tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Tribunnews
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi 

TRIBUNSOLO.COM - Kak Seto menyarankan, anak bungsu Irjen Ferdy Sambo yang masih berusia 1,5 tahun, jangan dipisahkan dari ibunya, Putri Candrawathi.

Ferdy Sambo dan Putri kini sama-sama berstatus tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) tersebut mengatakan, anak batita tersebut bisa diasuh langsung oleh ibunya dengan ikut bersama tinggal di lembaga pemasyarakatan (lapas), atau Putri dijadikan tahanan rumah.

Baca juga: Menanti Jawaban Putri Candrawathi Soal Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, Perselingkuhan/Pelecehan?

"Sama seperti kasus Angelina Sondakh, saya pesankan mohon tetap bersama ibunya."

"Bisa sementara ibunya jadi tahanan rumah, atau kalau misalnya di lembaga pemasyarakatan ada fasilitas khusus bukan untuk ibu, tapi untuk bayi."

"Karena dalam konteks perlindungan anak dan hak anak yang kebetulan ibunya tersangkut kasus pidana," ujarnya saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/8/2022).

Hal ini perlu menjadi pertimbangan, kata Seto, lantaran anak berusia 1,5 tahun memerlukan kedekatan bersama sang ibu, untuk mendukung tumbuh kembangnya di masa depan.

Baca juga: Pelajar SMA di Madiun Dihamili Duda, Pelaku Kabur Setelah Kabar Korban Melahirkan di Toilet Viral

"Dalam penelitian dan berbagai riset di luar negeri, selain bermanfaat untuk tumbuh kembang, anak lebih sehat."

"Juga ibu yang beri kesempatan untuk asah asih dan asuh anak yang masih bayi, cenderung semakin menurun kemungkinan residivisme."

"Jadi tidak akan mengulang dan semakin sadar," ungkap psikolog berumur 71 tahun tersebut.

Meski dapat tinggal bersama, kondisi tersebut tidaklah ideal bagi ibu dan anak.

"Tidak seideal manakala berada di luar, maka tentu lembaga masyarakat untuk menyediakan fasilitas yang manusiawi untuk seorang bayi yang masih berusia 1,5 tahun."

Baca juga: Cristiano Ronaldo Bakal Hancurkan Lapangan Golf Dekat Rumah Barunya, Dianggap Merusak Pemandangan

"Misalnya ada baby box-nya, ada susu, memberikan asi, serta sekali-sekali bisa tidur bersama dengan ibu, dan itu sangat diperlukan untuk tumbuh kembang bayi," jelas Kak Seto.

Kak Seto menerangkan, pola pengasuhan seperti ini dilakukan sampai sang anak bisa berbicara, dan memahami kondisi orang tua yang sedang dalam masalah.

"Sampai anak bisa bicara yang diberi keyakinan bahwa ibu sedang ada masalah."

"Mohon tetap tinggal di rumah, sesekali mungkin ditengkok, dan dirawat bersama oleh kakak-kakaknya," pinta Kak Seto.

 (Tribunnews.com/Rina Ayu)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved