Viral

Heboh Spanduk Sayembara Tangkap Maling Berhadiah Rp 1 Juta, Korban Ternyata Tak Mau Lapor Polisi

Tampak tulisan dalam spanduk itu, siapa pun yang bisa menangkap maling mendapat hadiah hingga jutaan rupiah. Ini tanggapan polisi.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Dok. Warga via Kompas.com
Spanduk sayembara tangkap maling berhadiah di Desa Teluk Pauh, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Jumat (16/9/2022). 

TRIBUNSOLO.COM, RIAU -- Warga dan perangkat Desa Teluk Pauh, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, bikin heboh karena membuat sayembara menangkap maling berhadiah uang.

Adapun warga mengumumkan sayembara itu lewat spanduk yang dipasang di wilayah tersebut.

Tampak tulisan dalam spanduk itu, siapa pun yang bisa menangkap maling mendapat hadiah hingga jutaan rupiah.

Baca juga: Aksi Simpatik Suporter Persis Atas Meninggalnya Suporter PSS, Bentangkan Spanduk Stay Strong

Sayembara itu dibuat lantaran maraknya aksi pencurian di wilayah tersebut.

Belakangan, spanduk itu dicopot oleh warga dan perangkat desa.

Menanggapi spanduk yang viral ini, Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata mengaku telah mengecek pemasangan spanduk tersebut.

"Terkait dengan hal tersebut, sudah dilakukan cross check kepada masyarakat yang membuat spanduk. Tujuan mereka untuk menimbulkan efek jera bagi calon pelaku pencurian, agar tidak melakukan di desa tersebut," kata Rendra kepada Kompas.com, Minggu (18/9/2022).

Baca juga: Loyalitas Suporter Persis di Cikarang : Sambut Pemain dengan Spanduk Sugeng Rawuh, Bismillah 3 Poin!

Rendra menegaskan, sebelumnya ada beberapa kejadian pencurian, tetapi tidak dilaporkan warga ke polisi.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada korban agar melaporkan kejadian pencurian tersebut.

"Kami imbau korban melapor ke Polsek atau Polres. Di samping itu, kami akan mengusut kejadian pencurian yang sudah terjadi," tutup Rendra.

Diketahui, warga Desa Teluk Pauh, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, sudah resah dengan ulah pelaku pencurian.

Sebab selama ini sudah sering terjadi pencurian.

Perangkat desa bersama warga setempat akhirnya membuat sayembara dengan memasang spanduk di permukiman.

Dalam spanduk itu disebutkan bahwa bagi yang menangkap maling akan mendapatkan hadiah uang.

"Menangkap maling pada malam hari, berhadiah Rp 1 juta. Sedangkan menangkap maling pada siang hari hadiahnya Rp 750.000. Penangkapan maling harus disertai barang bukti."

Saat dikonfirmasi terkait spanduk, Camat Pangean Mahviyen Trikon Putra membenarkan adanya pemasangan spanduk sayembara tangkap maling berhadiah oleh perangkat Desa Teluk Pauh.

"Ini strategi dari masyarakat dan Pemdes (Pemerintah Desa) setempat untuk menekan tingkat kriminalitas yang terjadi," ungkap Mahviyen, Sabtu (17/9/2022) sore.

(*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved