Viral
BLT BBM 'Dipotong Rp 20 Ribu Bagi yang Ikhlas' di Dusun Nglego Kabupaten Blora, Videonya Viral
Dalam video tersebut juga memperlihatkan percakapan antar warga dengan seorang perempuan paruh baya terkait kegunaan dana pemotongan tersebut.
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM, BLORA - Di media sosial beredar sebuah video, memperlihatkan pemotongan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) dan Program Sembako yang diduga dilakukan oleh oknum istri Kadus di Kabupaten Blora.
Baca juga: Suami Kabur Tak Mau Tanggung Jawab, Ibu 6 Anak Banting Tulang Sendiri, Berharap BLT dari Pemerintah
Diberitakan Tribun Jateng, dalam video tersebut juga memperlihatkan percakapan antar warga dengan seorang perempuan paruh baya terkait kegunaan dana pemotongan tersebut.
"Biar padang jobo jero, uang e kagem nopo, Bu (Agar terbuka luar dalam, uangnya buat apa, Bu, Red)?," tanya seorang warga dalam video tersebut.

Baca juga: Kakak Kandung Lesty Kejora, Beni Mulyana Sopian Tunangan, Rizky Billar Beberkan Alasannya Tak Hadir
Video berdurasi 2 menit 50 detik itu memperlihatkan seorang perempuan separuh baya sedang menerima uang hasil pemotongan BLT BBM dan Program Sembako langsung dari warga setempat sebesar Rp 20 ribu per orangnya.
Pertanyaan itu pun direspons oleh ibu paruh baya sembari menerima uang pecahan Rp 20 ribuan dari warga setempat.
Dari informasi yang diperoleh, perempuan yang menerima uang itu merupakan istri dari Kepala Dusun Nglego, Desa Sumberejo, Kecamatan Randublatung, Blora.
Baca juga: Pengacara Ferdy Sambo Soal Permohonan Banding Ditolak Polri: Kami Pelajari Dulu Pertimbangannya Apa
"Ya kalau ikhlas (dipotong, Red) silahkan, kalau tidak ikhlas ya tidak apa-apa," jawabnya.
Sementara itu, Kadus Nglego Sepon saat dikonfirmasi mengatakan penyaluran BLT BBM dan Program Sembako di wilayahnya dilakukan langsung oleh Kantor Pos.
Menurutnya, berkaitan dengan pemotongan tersebut hanyalah administrasi sekadarnya saja.
"Itu kalau ikhlas (untuk dipotong, Red), kalau tidak ikhlas juga tidak apa-apa," ujar Sepon.
Baca juga: Update Kasus Covid-19 di Indonesia Senin 19 September 2022: Kasus Positif Tambah 1.620, 23 Meninggal
Terpisah, Kepala Kantor Pos Blora Windha Saktiana mengaku tidak mengetahui informasi mengenai pemotongan BLT BBM sebesar Rp 20 ribu per KPM itu.
"Akan kami konfirmasikan terlebih dahulu ke kepala kantor cabangnya ya," ungkapnya, Minggu (18/9/2022).
Ditegaskannya, dalam penyaluran BLT BBM melalui kantor pos Indonesia tidak ada potongan apapun.
"Penyaluran di pos tanpa potongan apapun dengan alasan apapun," tegasnya. (*)
(Tribun Jateng/Ahmad Mustakim)