Berita Solo Terbaru

Reaksi Gibran Usai Jokowi Disebut Hanya 'Gunting Pita' dan Dibandingkan dengan SBY : Tanya Mas Agus

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka enggan menanggapi pernyataan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

TribunSolo.com/Dok Humas Pemkot Solo
Presiden Jokowi didampingi anaknya yang juga Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka saat berada di Taman Balekambang Solo. 

"Insyaallah. Jangan kecewakan rakyat," imbuhnya.

Baca juga: Kata Ganjar Pranowo soal Pertemuannya dengan AHY Menjadi Viral Usai Jumatan di Jakarta

AHY lantas menjelaskan, kerinduan yang dimaksud saat ini, yakni terkait dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.

Menurut AHY, pendapat per kapita rakyat Indonesia saat itu meningkat hingga 3,5 kali lipat. 

"Ini income perkapita,. Artinya masyarakat kita semakin sejahtera saat itu," ucapnya.

"Kita lihat juga angka kemiskinan bagaimana saat itu? 8,6 juta orang keluar dari kemiskinan. Angkanya menurun 5,8 persen. Setiap peningkatan 1 persen pertumbuhan ekonomi akan membuka 2 juta lapangan pekerjaan," lanjut AHY.

Minta Kader Tak Pura-pura Menangis

Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga meminta kader-kadernya agar tidak pura-pura menangis.

"Demokrat tidak boleh menangis. Demokrat tidak boleh pura-pura menangis. Yang menangis rakyat," kata AHY saat memberikan sambutan pada rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (15/9/2022).

Karena itu, AHY meminta para kader Partai Demokrat untuk berdaya membantu masyarakat kecil.

"Kalau anggota dewan saja enggak kuat apalagi rakyat kita yang di bawah," ujar AHY.

Ia lalu mengajak seluruh kader Partai Demokrat untuk terjun langsung menemui masyarakat.

"Ini kita temui setiap saat. Masyarakat membutuhkan bantuan dukungan dari kita semua," ungkapnya.

Adapun Rapimnas Partai Demokrat bakal digelar hingga Jumat (15/9/2022) besok.

Sebelumnya, juru bicara DPP Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan pihaknya akan menyampaikan hasil Rapimnas ke calon mitra koalisinya di pemilihan presiden (pilpres) 2024.

"Nanti tentunya hasil kesepakatan di internal ini akan dibawa juga diskusi dengan teman-teman calon mitra koalisi," kata Herzaky di JCC.

Herzaky mengatakan hal itu juga akan dibahas dalam rapat majelis tinggi partai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

"Jadi salah satu pertimbangan utama Sehingga nanti kita akan bawa juga ke teman-teman calon mitra koalisi," ujarnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved