Berita Karanganyar Terbaru
Ratusan Buruh di Karanganyar Geruduk DPRD, Demo Tuntut Turunkan Harga BBM hingga Kenaikan UMK
Buruh di Karanganyar menggelar aksi demonstrasi ke DPRD Karanganyar. Mereka meminta agar pemerintah menurunkan harga BBM dan mencabut UU Omnibus Law.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Ratusan Buruh di Karanganyar berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Karanganyar, Rabu (21/9/2022).
Ratusan buruh lakukan demontrasi untuk menolak kenaikan harga BBM, tolak UU Omnibus Law hingga meminta kenaikan UMK Karanganyar 2023.
Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, massa buruh mulai berkumpul di sekretariat FSP KEP di Sambirejo, Jetis, Jaten, Karanganyar, sekira pukul 07.00 WIB.
Rencananya para buruh melakukan demonstrasi di DPRD Karanganyar.
Mereka datang ke DPRD Karanganyar menggunakan mobil dan mobil pikap yang diisi pengeras suara.
Terlihat mereka mulai berangkat dari titik kumpul sekira pukul 08.00 WIB.
Nampak mereka berjalan melalui pasar Balong, Karanganyar, lalu menuju jalan Solo-Tawangmangu melalui simpang tiga Palur Plasa.
Baca juga: Rabu Besok, Ratusan Buruh Karanganyar Akan Demo Tolak Kenaikan BBM & Minta UMK 2023 Naik 30 Persen
Kemudian aksi konvoi kendaraan mereka berlanjut menuju DPRD Karanganyar.
Aksi mereka dikawal mobil patroli Polres Karanganyar.
Sesampainya di kantor DPRD Karanganyar, mereka melanjutkan aksinya dengan melakukan orasi.
Sementara itu, beberapa perwakilan menemui pimpinan DPRD Karanganyar untuk menyalurkan aspirasi dari mereka.
Diberitakan sebelumnya, Koordinator lapangan aksi DPC Forum Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi dan Umum (FSP KEP) Karanganyar, Candra Tri Cahyono mengatakan demonstrasi tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menolak kebijakan pemerintah pusat yang menaikan BBM beberapa waktu lalu.
"Selain itu, kami juga menuntut mencabut paket hukum Omnibus Law, yaitu UU Cipta kerja, dan meminta menaikan UMK Karanganyar 2023," kata Candra, kepada TribunSolo.com, Jum'at (16/9/2022).
Candra mengatakan, pihaknya juga menuntut adanya kenaikan UMK Karanganyar di tahun 2023 sebanyak 30 persen.