Viral

Viral Puluhan Kucing Mati Diracun di Perumahan Kota Malang, Ketua RT Sebut Banyak Warga yang Ngeluh

Kucing-kucing tersebut adalah dari jenis kucing ras dan kucing kampung. Keberadaan binatang tersebut dinilai telah mengganggu lingkungan.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Instagram @rumahsinggahclow
Postingan viral kucing diduga diracun di Perumahan Patraland Place, Kota Malang. 

TRIBUNSOLO.COM -- Viral di media sosial, unggahan dan video yang menceritakan tentang kondisi puluhan kucing mati diracun di Perumahahan Patraland Place, Kota Malang, Jawa Timur.

Tampak dalam video yang diunggah tersebut, beberapa ekor kucing terbaring dan mengeong lemah. 

Bahkan ada juga kucing yang mengalami kejang.

Baca juga: Kucing Milik Warga Gatak Terjebak di Sumur, Damkar Sukoharjo Sampai Turunkan 4 Personel Evakuasi

Berikut narasi video tersebut:

Saya mohon bantuannya untuk para pecinta kucing, menyebarkan info ini agar pelakunya segera ditemukan. Di Perumahan Patraland Place Tas‫adu, Kota Malang sedang ada kematian kucing massal. Satu perumahan habis tak ada kucing. Ciri-ciri kematian kejang-kejang sampai pipis dan poop. Suspect dari dokter hewan, ini diracun bukan karena virus

Menanggapi video yang viral, Ketua RT 8/ RW 4, Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Wiratmono memberikan penjelasan mengenai video dan informasi yang beredar di media sosial itu.

Wiratmono mengatakan, bahwa sekitar satu bulan lalu, dirinya mendapat laporan dari warga terkait populasi kucing di lingkungan perumahannya yang jumlahnya banyak, mencapai puluhan ekor.

Kucing-kucing tersebut adalah dari jenis kucing ras dan kucing kampung. Keberadaan binatang tersebut dinilai telah mengganggu lingkungan.

"Kucing-kucing itu mengotori masjid, karpet, jok sepeda motor dicakar-cakar, pup di mana-mana, bau di depan pintu, ada yang muntah di keset," kata Wiratmono saat diwawancarai pada Minggu (25/9/2022).

Kemudian dirinya selaku Ketua RT setempat memberi imbauan kepada para warga yang memelihara kucing untuk lebih bertanggungjawab.

"Maksudnya kalau melihara kucing jangan dilepasin begitu saja. Supaya warga satu sama lain juga nyaman," katanya.

Imbauan itu direspons dengan baik oleh warga. Tetapi, beberapa hari lalu, dirinya kembali mendapat laporan dari warga terkait keberadaan kucing-kucing yang membuat tak nyaman.

Kemudian dia meminta warga melakukan pendataan beserta foto semua kucing.

Namun, dia mendapat laporan dari warga lainnya bahwa ada kucing-kucing yang mati dengan indikasi diracun. Informasi itu kemudian tersebar di media sosial.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved