Berita Solo Terbaru

Aplikasi Majoo Tawarkan Kelola Bisnis Dalam Genggaman: Mulai dari Kasir hingga Fitur Accounting

Kini hadir aplikasi bernama Majoo. Aplikasi ini menawarkan untuk mengelola bisnis dalam satu genggaman. Ada banyak fitur di dalamnya.

TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
CEO Majoo Indonesia, Adi W. Rahadi saat ditemui awak media. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Majoo merupakan aplikasi berbasis android untuk mengelola usaha, mulai dari kasir, inventori, karyawan, loyalti, sampai analisis bisnis.

Semua dalam genggaman tanpa device maupun tenaga tambahan.

CEO Majoo Indonesia, Adi W. Rahadi menjelaskan, aplikasi ini sangat memudahkan pelaku usaha tanpa terlalu banyak beban operasional.

"Beli absensi mahal. Majoo sudah termasuk absensi. Lalu ada fitur accounting. Tidak perlu sewa akuntan," jelasnya saat Gathering Merchant BRI-Majoo pada Kamis (29/9/2022).

Selain itu, pengelolaan harga juga lebih praktis dan sistematis.

"Harga retail, ecer, atau per customer. Bisa diskon langsung terintegrasi," terangnya.

Analisis bisnis menjadi penting untuk menentukan kebijakan strategis perusahaan.

Majoo menyediakan, tidak mencatat penjualan, tapi juga menganalisis sejauh mana profit yang didapat.

"Kalau cuma catat penjualan, kita tahu penjualan berapa, tapi kita tidak tahu profit berapa," terangnya.

Selain itu, aplikasi ini meminimalisasi kesalahan dalam memasukkan data penjualan.

Baca juga: Kabar Gembira, Honor Volunteer APG di Solo Akhirnya Cair, Gibran : Selain BRI Paling Lambat Senin

"Nominal sudah langsung pop up. Tidak ada lagi salah input pembayaran," jelasnya.

Data pun dijamin lebih aman. Sebab, semua telah tersimpan di dalam aplikasi.

Berbeda dengan sistem konvensional yang menyimpan data secara offline.

"Aplikasi ini aman. Kalau pakai aplikasi majoo data tidak akan hilang," terangnya.

Karena laporan keuangan sudah tersusun secara sistematis, mengakses modal pun menjadi lebih mudah dan cepat.

"Kami bekerjasama dengan BRI untuk menyediakan modal bagi wirausaha yang sudah terdigitalisasi. Laporannya sudah bagus dan kita bisa evaluasi. Pencairannya juga cepat karena laporannya sudah tersedia," jelasnya.

Saat ini pihaknya mencatat ada lebih dari 35.000 wirausaha yang menggunakan aplikasi ini di setidaknya 600 kota di Indonesia.

"Kita bersama BRI akan membuat event seperti ini supaya lebih banyak wirausaha yang memakai majoo," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved