Berita Nasional

Prabowo Subianto Dukung Syarat Tinggi Badan Calon TNI Diturunkan, Sebut Ada Kriteria Lebih Penting

Kata Prabowo Subianto, seorang calon prajurit TNI harus diperhatikan prestasi dan kelebihannya yang lain, tak hanya soal tinggi badan.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Tribunnews
Ilustrasi Anggota TNI. Beberapa waktu lalu, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa merevisi aturan syarat tinggi badan calon prajurit TNI. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyebut ia mendukung perubahan aturan syarat tinggi badan calon prajurit TNI yang diturunkan.

Kata Prabowo Subianto, seorang calon prajurit TNI harus diperhatikan prestasi dan kelebihannya yang lain, tak hanya soal tinggi badan.

"Saya kira sesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing dan suku yang berlainan, semua punya potensi yang sangat baik untuk pertahanan, jadi saya mendukung penyesuaian," ujar Prabowo di Jakarta Convention Center, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Punya Tinggi Badan 160cm dan 155cm Kini Bisa Jadi Tentara, Panglima TNI: untuk Akomodir Masyarakat

"Kalau kita hanya pilih suatu kriteria, hanya tinggi badan, tapi prestasinya, kemampuannya, kelebihannya ciri khas daerahnya dan sebagainya, tidak diperhitungkan, ya saya kita kita rugi, negara rugi, TNI rugi," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengubah persyaratan tinggi badan dan usia calon taruna dan taruni TNI pada tahun ini menjadi minimal 160 sentimeter untuk taruna dan 155 sentimeter untuk taruni, serta usia minimal 17 tahun 9 bulan.

"Sebagai contoh, tinggi badan untuk peraturan Panglima yang terakhir yang menjadi dasar kita semua saat ini adalah 163 (sentimeter) untuk pria. Untuk wanita 157 (sentimeter) sebenarnya. Itu sudah saya turunkan," kata Andika seperti dikutip dari tayangan pada akun YouTube-nya, Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Viral Aktivitas Diduga LGBT Bikin Geger Kota Palangkaraya, Kafe Langsung Didatangi Polisi dan TNI

Terkait aturan batas usia calon taruna dan taruni yang mulanya 18 tahun diubah menjadi 17 tahun 9 bulan.

Andika menyebut,perubahan aturan tinggi badan dan usia dilakukan untuk lebih mengakomodasi kondisi para calon taruna dan taruni.

Menurutnya, perubahan aturan itu berlaku untuk seluruh calon taruna dan taruni dari matra darat, laut, dan udara.

Sementara itu, Asisten Personel Panglima TNI Marsekal Muda (Marsda) Kusworo menjelaskan alasan perubahan batas usia calon taruna dan taruni TNI.

“Tapi di tahun ini ada toleransi tiga bulan. Lebih dimudahkan. Jadi 17 tahun 9 bulan terhitung mulai tanggal dibuka pendidikan. Ini suatu terobosan yang bagus, memberikan suatu kesempatan satu toleransi,” kata Kusworo, dikutip dari Kompas.com.

(*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved