Berita Persis Solo
Sikap Persis Solo untuk Tragedi Stadion Kanjuruhan : Kawal Supaya Ada Evaluasi & Penyelesaian
Persis Solo akan mengawal proses penyelesaian tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Persis Solo berbelasungkawa atas tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) yang menewaskan lebih kurang 131 orang.
Pernyataan belasungkawa klub tersebut disampaikan Media Officer Persis Solo, Bryan Barcelona.
"Persis Solo berbelasungkawa dan berduka cita kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan atas apa yang terjadi di Malang," kata Bryan kepada TribunSolo.com.
"Jadi keluarga besar Persis turut mengucapkan berbelasungkawa terhadap insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan," katanya.
Baca juga: Lembaran Baru Persaudaraan Suporter Persis, PSIM, & PSS : Beri Warisan Baik Bagi Generasi Berikutnya
Baca juga: Lirik Lagu yang Menyatukan Hati Suporter Persis Solo dan PSIM Jogja : di Mana-mana Kita Saudara
"Mudah-mudahan ini menjadi peristiwa yang terakhir dan gak akan pernah ada yang terulang lagi," tambahnya.
Bryan menuturkan Persis Solo akan mengawal proses penyelesaian tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang.
"Ekosistem sepak bola di Indonesia sedang menaruh perhatian dan atensi besar terhadap apa yang terjadi di Malang," tutur dia.
"Kita semua sedang berkabung bukan cuma Malang tapi di Indonesia, semua merasa berduka dengan apa yang terjadi di Malang," jelasnya.
"Saya rasa fokus kita akan ke situ untuk bisa mengawal supaya ada evaluasi, supaya ada penyelesaian, supaya ada yang bisa bertanggung jawab atas apa yang terjadi di Malang," tambahnya.
Sementara itu, PSSI telah memutuskan sanksi untuk Arema FC atas tragedi di Stadion Kanjuruhan.
Sanksi didasarkan hasil sidang dan investigasi.
Baca juga: Ratusan Suporter Persis Solo Bertolak ke Jogja, Ikut Doa Bersama dan Jalin Perdamaian
Baca juga: Gibran Bersedia Fasilitasi Pertemuan Suporter Persis Solo dan PSIM Yogyakarta, Dukung Momen Positif
Dari hasil tersebut, Arema FC dinilai telah melakukan kesalahan atau kelalaian dalam pelaksanaan pertandingan dengan Persebaya Surabaya.
"Dari hasil sidang kami, kepada Klub Arema FC dan Panitia Pelaksananya, keputusannya adalah dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebagai tuan rumah," terang Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing dikutip dari Tribunnews.com.
"Dan harus dilaksanakan di tempat yang jauh dari homebase Malang. Kemudian itu jaraknya kurang lebih ada 250 kilometer dari lokasi," katanya.