Berita Daerah

Kronologi Bos Indomaret Howard Timotius Meninggal Dunia Tertabrak Truk saat Gowes Bareng Istri

Pria berusia 60 tahun tersebut tertabrak truk dari arah berlawanan, di kawasan BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten.

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Instagram @matrix.napinfo
Petinggi Indomaret Howard Timotius meninggal 

TRIBUNSOLO.COM - Seorang petinggi Indomaret, Howard Timotius Palar yang menjabat sebagai  Information & Technology Director PT Indomarco Prismatama, meninggal dunia pada Kamis (6/10/2022) pagi.

PT Indomarco Prismatama merupakan induk perusahaan dari Indomaret.

Pria berusia 60 tahun tersebut tertabrak truk dari arah berlawanan, di kawasan BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kanit Laka Lantas Polres Tangsel, Iptu Nanda Setya Pratama Baso mengatakan Howard tewas karena luka parah di bagian kepala dan pangkal paha akibat tertabrak truk.

Baca juga: Rizky Billar Sempat Jenguk Lesti di Rumah Sakit, Pengacara Sebut Billar Sempat Menyuapi Istrinya

"Iya benar (Howard Timotius), dia lagi (bersepeda) berdua sama istrinya. Yang tertabrak si Bapak aja," kata Nanda saat dihubungi.

"Kalau dari info sementara, memang korban bekerja di salah satu PT grupnya Indomaret, cuma jabatan pastinya kami belom monitor," imbuhnya.

Kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 07.45 WIB.

Iptu Nanda mengungkapkan kronologi kecelakaan bermula dari Truk Mitsubishi Colt Diesel yang melaju dari arah Vanya Park menuju Ciakar melalui Jalan BSD Grand Boulevard.

Baca juga: Reaksi FX Rudy saat Ganjar Pranowo Diusung Jadi Capres 2024 oleh PSI : PDIP Gak Perlu Deklarasi

Pengemudi truk berinisial AN diduga kurang konsenterasi hingga menabrak H yang sedang gowes.

"Sesampainya di dekat Lapangan Aero Modeling BSD diduga kurang konsentrasi dalam mengemudi sehingga menabrak pesepeda H yang tepat berada di hadapannya," kata Nanda melalui keterangan tertulis.

H sempat dilarikan ke Rumah Sakit St. Carolus Pagedangan untuk penanganan medis.

Namun nyawanya tidak dapat terselamatkan.

Nanda saat ini masih meminta keterangan AN untuk mengetahui penyebab pastinya.

Baca juga: Lowongan Besar-Besaran di RS Moewardi : Ada 100 Formasi, dari Dokter hingga Tenaga Laboratorium

"Untuk penyebabnya sementara masih dalam penyelidikan, dan supir truk juga masih kami minta keterengannya," pungkas Nanda. (*)

(Kompas.com/Annisa Ramadani Siregar)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved