Polisi Tembak Polisi
IPW Tanggapi Brigjen Hendra Kurniawan yang Merasa Dibohongi Ferdy Sambo: Harusnya Amankan CCTV
Pengacara atau kuasa hukum Brigjen Hendra, Henry Yosodiningrat mengungkapkan bahwa kliennya merasa dibohongi oleh Ferdy Sambo.
Penulis: Tribun Network | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Dilansir dari tayangan Kompas TV, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mengatakan, Brigjen Hendra Kurniawan seharusnya langsung mengamankan barang bukti Duren Tiga setelah mengetahui telah dibohongi Ferdy Sambo.
"Kalau dia tahu dibohongi, seharusnya dia berada di posisi yang benar," jelas Sugeng di Kompas Petang, KOMPAS TV, Selasa (18/10/2022).
Seharusnya, kata Sugeng, Brigjen Hendra mengamankan CCTV di rumah dinas Ferdy Sambo untuk membuka kebenaran peristiwa penembakan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
"Jadi justru tindakannya itu kontradiktif bertentangan dengan argumentasinya," ujarnya.
Brigjen Hendra bisa saja dibohongi terkait cerita pelecehan istri Sambo, yakni Putri Candrawathi.
"Akan tetapi sebagai kapasitas Karo Paminal yang tugasnya adalah penyelidikan dan penyidikan, dia punya kewajiban untuk mengamankan seluruh barang bukti, alat bukti, dan saksi-saksi yang ada di lokasi yang terkait dengan anggota kepolisian. Ini kewajiban," tegas Sugeng.
"Jadi walaupun dibohongi, ya boleh dibohongi. Tapi tidak boleh melakukan tindakan lebih lanjut yang mengarah kepada perbuatan melanggar hukum," lanjut dia.
Brigjen Hendra Kurniawan Merasa Dibohongi Ferdy Sambo, Tak Tahu Atasannya Merekayasa Cerita
Brigjen Hendra Kurniawan mengaku merasa telah dibohongi oleh atasannya, Mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo.
Brigjen Hendra Kurniawan merupakan salah satu terdakwa kasus obstruction of justice atau upaya menghalangi penyidikan kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Kuasa hukum Brigjen Hendra Kurniawan, Henry Yosodiningrat, menyebut kliennya merasa dikhianati Ferdy Sambo.
Baca juga: Terjawab, Misteri Buku Hitam yang Selalu Dibawa Ferdy Sambo, Berisi Catatan Harian Eks Kadiv Propam
“Seperti kasus Brigjen Hendra misalnya, mereka itu, Hendra sendiri merasa dibohongi oleh Sambo. Apa yang diceritakan Sambo ke dia, dia enggak tahu bahwa itu cerita yang direkayasa oleh Sambo,” ucap Henry, dikutip dari Kompas.com, Senin (17/10/2022) malam.
Henry menyebut jika Hendra mendapatkan informasi yang salah dari Ferdy Sambo.
Hendra saat itu mempercayainya.
“Dia pikir apa yang diceritakan Sambo itu adalah peristiwa yang sebenernya. Setelahnya dia baru tahu,” ucap Henry.