Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Seleb

Konten Prank KDRT Baim Wong Berbuntut Panjang, Polisi Periksa Kameramen dan Sopir

Baim Wong dan Paula Verhoeven kini terancam hukuman pidana terkait kasus dugaan pelanggaran UU ITE.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Instagram @paula_verhoeven
Baim Wong (kanan) dan Paula Verhoeven (kiri) kini tersandung kasus dugaan pelanggaran UU ITE karena konten prank KDRT. 

Selan itu, Baim Wong juga meminta pendapat kepada Nagita Slavina terkait konten prank KDRT.

Baca juga: Rizky Billar Sudah Dipecat dari Indosiar, Apakah Lesti Bakal Balik Lagi Jadi Juri Dangdut Academy?

Lantaran, Baim Wong membuat konten prank KDRT bersamaan dengan kehebohan kasus Rizky Billar dan Lesti Kejora.

"Yang pertama timing, yang kedua KDRT itu isu yang berat nggak main-main, yang ketiga urusan sama polisi," ujar Nagita Slavina.

Kemudian, Raffi Ahmad menimpali perkataan sang istri.

Raffi Ahmad menyebut Baim Wong dan Paula Verhoeven tak memiliki rasa empati.

"Jadi kesannya rasa empati dan simpati lu tuh nggak ada," ujar Raffi Ahmad.

"Karena lagi timing lagi ramai-ramainya kasus KDRT yang terjadi di kalangan temen kita juga, jadi orang bisa ngegoreng temennya lagi kena KDRT malah dibikin prank," imbuh Raffi Ahmad.

Baca juga: Usia Hampir 40, Penyanyi ini Ingin Hamil Lagi Demi Punya Anak Cowok: Kelak Biar Bisa Bantu Mengurus

Lanjut, Raffi Ahmad menyinggung soal kasus KDRT yang terjadi di kalangan wanita.

Raffi Ahmad menyinggung soal citra polisi yang sedang turun di mata masyarakat.

Sehingga, prank KDRT Baim Wong ini masuk ke dalam hal sensitif.

"Dan prank-nya itu kan isunya KDRT buat perempuan hal sensitif, yang kedua kita tahu mungkin instansi polisi lagi banyak kena musibah jadi segala rupa sensitif juga," ujar Raffi Ahmad.

Ayah Rafathar dan Rayyanza Malik Ahmad itu memberikan pesan kepada Baim Wong soal image polisi.

Baca juga: Tudingan Prank KDRT Kini Justru Beralih ke Leslar, Baim Wong: Aku bingung, Masih Boleh Ngeprank Gak?

Menurut Raffi Ahmad, seorang polisi harus dihargai apalagi saat mengenakan seragam tugasnya.

"Misal lu kenal baik sama pak kapolseknya, tapi saat dia nggak pakai seragam lu bisa lu lu gue gue,"

"Tapi saa dia menggunakan seragam di kantor polisi lu harus liat dia sebagai sosok yang berbeda," ujar Raffi Ahmad. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved