Berita Boyolali Terbaru

Gali Tanah Kuburan,Warga Gladagsari Boyolali Kaget Temukan Benda Asing, Dicek Polisi Ternyata Granat

Warga Desa Ngargoloko, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali geger dengan penemuan sejulah granat yang sudah berkarat di makam.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Dok Polsek Ampel
Penampakan granat yang sudah berkarat saat menggali tanah kuburan di Desa Ngargoloko, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali. Granat tersebut langsung diledakkan oleh polisi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Warga Desa Ngargoloko, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali geger.

Bagaimana tidak, saat masih menggali tanah untuk membuat pondasi makam, tiba-tiba muncul granat berbentuk lonjong yang sudah berkarat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (28/10/2022).

Ketua RT 01, Ruhadi mengatakan, benda tersebut berjumlah enam buah yang tertanam dalam tanah di kawasan makam.

Saat itu sejumlah warga tengah menggali tanah untuk membuat pondasi.

"Barang terbuat dari besi yang bentuknya bulat lonjong seperti bandul timbangan," terang dia kepada TribunSolo.com, Sabtu (29/10/2022).

Tak mau ambil risiko, Ruhadi langsung meminta warga agar barang-barang itu diletakkan di atas makam sembari melaporkan penemuan itu kepada polisi.

Di mana polisi langsung mengamankan lokasi agar barang yang mengandung bahan pelekdak itu tidak di sentuh warga.

"Lalu Unit Intel Polres Boyolali dan Unit Penjinak Bom (Jibom) datang," tuturnya.

Kapolsek Ampel AKP Maryono menjelaskan, jika polisi langsung sigap menerima laporan penemuan benda berbahan peledak itu.

Pasalnya benda tersebut merupakan granat lempar.

Baca juga: BREAKING NEWS : Terdengar Ledakan di Sukoharjo, Rumor Bom Beredar, Polisi Berjaga di Asrama Polisi

Baca juga: Granat Nanas Aktif Buatan Italia 1955 Temuan Warga Andong Boyolali Dimusnahkan di Nogosari 

"Kita cek TKP dan melakukan pengamanan agar barang tersebut tidak disentuh  warga dan memasang garis polisi" ujar dia.

Saat itu, sejumlah benda tersebut diledakkan oleh tim Penjinak Bom Polda Jateng Subden Surakarta dipimpin oleh AKP Solihan.

Kegiatan pemusnahan bahan peledak dihadiri pula oleh Kapolsek Ampel, Panit Intel Aiptu Sigit, Kanitreskrim Aipda Anang, Kanit Bimas Bripka Panut, Unit Intel Kodim 0724/Boyolali Serka Feri AM, Kasi Pemerintahan Desa Ngargoloko Seno dan tokoh masyarakat.

"Peledakan sebanyak 2 kali oleh tim Jibom yang berjalan aman dan terkendali," aku dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved