Muktamar Muhammadiyah

Profil Saad Ibrahim : Ketua PWM Jatim jadi Calon Ketua Umum PP Muhammadiyah, Sempat Doakan AHY

Dalam sidang tanwir, Saad Ibrahim memperoleh 170 suara. Saad Ibrahim adalah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Ketua PW Muhammadiyah Jatim, Saad Ibrahim, yang menjadi calon ketua umum PP Muhammadiyah. 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Berikut ini profil Saad Ibrahim yang masuk 4 besar dalam voting pemilihan 39 calon Ketua PP Muhammadiyah.

Dalam sidang tanwir pra Muktamar Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (18/11/2022), mengerucut 39 nama calon Ketua PP Muhammadiyah, salah satunya adalah Saad Ibrahim.

Mereka dipilih sebanyak 197 orang yang hadir dari unsur PP Muhammadiyah, perwakilan pimpinan wilayah Muhammadiyah, dan perwakilan organisasi otonom tingkat pusat.

Baca juga: Profil Syamsul Anwar : Guru Besar UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Calon Ketua Umum PP Muhammadiyah

Adapun pemilihan calon anggota pimpinan PP Muhammadiyah masa jabatan 2022-2027 itu dilakukan melalui pemilihan e-voting yang berlangsung selama 1,5 jam.

Dalam sidang tanwir, Saad Ibrahim memperoleh 170 suara.

Saad Ibrahim adalah Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.

Dr KH Saad Ibrahim MA terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timurmenggantikan Prof Dr Thohir Luth MA. 

Baca juga: Profil Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah yang Kembali Masuk Daftar 39 Calon Ketua

Menilik laman resmi Muhammadiyah, Saad Ibrahim adalah sosok yang vokal dalam menggerakkan perjuangan organisasi.

Saad Ibrahim mengingatkan jalan dakwah yang dilalui oleh warga Muhammadiyah tidak seberapa dibandingkan dengan perjuangan hijrah yang dilakukan oleh para sahabat nabi.

Ia pun beranggapan jika Persyarikatan Muhammadiyah adalah wadah untuk berjuang. 

Namun, bagi yang sudah berjuang di Muhammadiyah, jangan sampai merasa cukup dengan apa yang diperbuatnya.

Jangan sampai merasa menjadi yang paling berbuat di Muhammadiyah, ini adalah kunci berjihad dengan ikhlas di Muhammadiyah.

“Warga Muhammadiyah yang beramal di Muhammadiyah harus didasari oleh tauhid, dan tidak boleh merasa puas dengan yang diperbuatnya,” ucapnya pada, Selasa (13/7) di acara Pengajian Akbar yang diadakan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sekaran, Lamongan, dikutip dari muhammadiyah.or.id.

Doakan AHY dan Demokrat

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved