Kecelakaan Maut di Tol Semarang Solo
Kecelakaan Maut di Tol Semarang-Solo, Polisi Belum Bisa Pastikan Berapa Kecepatan Mobil Alphard
Speedometer mobil Alphard yang mengalami kecelakaan maut di Tol Semarang-Solo menunjukan berhenti di Kecepatan 140 KM/Jam.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kecelakaan Maut terjadi di tol Semarang-Solo, KM 490 jalur A, Kamis (24/11/2022).
Tiga orang meninggal dunia, salah satunya bos industri pengecoran logam Ceper, Klaten.
Kecelakaan itu bermula saat mobil Toyota Alphard melaju dari arah Semarang.
Hendak keluar tol melalui gerbang tol Colomadu.
Namun sayang, sesaat sebelum keluar tol, mobil itu menghantam truk kontainer di depannya.
Tepatnya di wilayah Desa Trayu, Kecamatan Banyudono.
Nampak, laju Toyota Alphard bernomor polisi AD-374-Z sangat kencang.
Hal itu terlihat dari kerusakan mobil Alphard berwarna hitam itu.
bagian depan mobil mahal itu nampak ringsek hingga tak berbentuk.
Bodi samping kiri juga nampak mengalami rusak berat.
Baca juga: Sosok Mega Puspita, Korban Kecelakaan di Tol Semarang-Solo, Kisah Hidupnya Pernah Viral di TikTok
Bahkan atap dari bagian depan hingga belakang terangkat.
Airbag bagian sopir juga terlihat mengembang.
Meski begitu, Kapolres Boyolali AKBP Asep Mauludin belum bisa memastikan kecepatan laju Alphard hingga rusak sedemikian rupa itu.
"Itu informasi, speedometernya berhenti di angka 140 km/jam. Jadi untuk kendaraan Alphard speedometernya itu berhenti diangka 140 km/jam," kata Asep.
Asep tak berani memastikan kecepatan maksimal kendaraan itu.
"Jadi belum tau kecepatan maksimal dari Alphard itu berapa," jelas Asep. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Kondisi-Toyota-Alphard-yang-terlibat-kecelakaan-di-Jalan-Tol-Semarang-Solo-Kdrt4e564.jpg)