Pernikahan Kaesang dan Erina

Warga Sekitar Rumah Erina Diimbau Tak Terima Tamu Jelang Pernikahan Kaesang dan Erina, Ini Alasannya

Adapun Kaesang dan Erina Gudono bakal menikah pada Sabtu 10 Desember 2022, jam 1 di Pendopo Royal Ambarrukmo.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Instagram @erinagudono
Foto prewedding Erina Gudono dengan Kaesang Pangarep pakai adat Gorontalo. 

TRIBUNSOLO.COM, SLEMAN - Tanggal pernikahan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono tinggal menghitung hari.

Menjelang pernikahan Kaesang dan Erina Gudono, sejumlah persiapan dilakukan.

Hal itu yang terjadi di sekitar rumah mempelai perempuan di di Purwosari RT 03/RW 59, Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman.

Baca juga: Bocoran Mas Pernikahan Kawin Kaesang-Erina : Perlengkapan Salat dan Uang Rp300 Ribu

Adapun Kaesang dan Erina Gudono bakal menikah pada Sabtu 10 Desember 2022, jam 1 di Pendopo Royal Ambarrukmo.

Mendekati 10 Desember, warga sekitar kediaman Erina Gudono diimbau tidak menerima tamu menginap saat rangkaian pernikahan digelar.

Kebijakan itu dibuat bertujuan untuk menciptakan ketenteraman dan keamanan di lingkungan.

"Untuk menghindari segala sesuatu, inisiatif saya, pada tanggal 7, 8, 9 (Desember), supaya masing-masing rumah tangga tidak menerima tamu, menginap dari mana pun," ujar Ketua RW 59, Sukamto.

Baca juga: Beredar Undangan Palsu Pernikahan Kaesang dan Erina, Ini Klarifikasi Putra Presiden Jokowi

 Sukamto mengatakan, daerah tersebut terdapat banyak kos-kosan mahasiswa.

Namun, para penghuni tetap bisa beraktivitas normal sehari-hari.

Jelang pernikahan pada 10 Desember 2022 mendatang, Kaesang Pangarep meminta doa menuju halal kepada warganet.
Jelang pernikahan pada 10 Desember 2022 mendatang, Kaesang Pangarep meminta doa menuju halal kepada warganet. (Instagram @kaesangp)

"Oh kos-kosan tetap jalan. Kos-kosan tidak menganggu, karena mereka anak kos, mereka harus tinggal di situ boleh," sambungnya.

Meski demikian, anak kos juga diimbau tidak menerima tamu menginap saat itu.

"Ya kita upayakan lah, tanggal 7, 8, 9 jangan ada yang menginap. Tapi kalau istilahnya siang mereka mungkin berkunjung seperti biasa ya tidak ada masalah," tambahnya.

Sukamto menyebut jika imbauan tersebut bukan sebuah larangan, tetapi dilakukan sebagai bentuk antisipasi.

"Bukan tidak boleh lah, kalau tidak boleh kan larangan. Kita imbau. Kita imbau untuk menghindari segala sesuatu," ujar Sukamto.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved