Klaten Bersinar

Entaskan Kemiskinan, Pemkab Klaten Rampungkan Rehap 1.715 Unit RTLH Tahun Ini

Istimewa/Dok. Diskominfo Klaten
Potret Bupati Klaten, Sri Mulyani dan Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya, bersama perwakilan masyarakat penerima bantuan rehab RTLH di Gedung Sunan Pandanaran Klaten, Kamis (8/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bantuan sosial Rumah Tak Layak Huni (RTLH) untuk 1.715 selesai dirampungkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten di tahun 2022.

Secara simbolis penyerahan bantuan itu digelar di Gedung Sunan Pandanaran Klaten, Kamis (8/12/2022).

Bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) sumber dana APBD Kabupaten Klaten tahun anggaran 2022 tersebut diserahkan ke 5 desa.

Diantaranya, Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk; Desa Sidowarno, Kecamatan Wonosari; Desa Banyuaeng, Kecamatan Karangnongko; Desa Beteng, Kecamatan Jatinom; dan Desa Pasung, Kecamatan Wedi.

Baca juga: Resmikan Gedung Baru Puskesmas Kalikotes, Bupati Klaten Sri Mulyani Juga Serahkan 9 Unit Ambulans

Hadir secara langsung Bupati Klaten Sri Mulyani dan Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya, serta jajaran Forkompimda Kabupaten Klaten.

Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri perwakilan pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat penerima manfaat bansos rehab RTLH.

Diungkapkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperwaskim) Kabupaten Klaten, Pramana Agus Wijanarka, tercatat hingga akhir 2021 RTLH di Kabupaten Klaten mencapai 18.011 unit

Dalam penanganan RTLH dilakukan secara simultan oleh Pemerintah tingkat kabupaten hingga pusat serta pihak lain yang memiliki kepedulian terhadap RTLH.

Menurutnya rumah layak huni merupakan kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat.

“Keberadaan papan atau rumah layak huni menjadi salah satu indikator tingkat kesejahteraan masyarakat di suatu daerah," kata Pramana.

Baca juga: Hore! BLT BBM untuk 1.872 Tukang Ojek di Kabupaten Klaten Cair

"Sehingga, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk andil dalam pemenuhan kebutuhan tersebut,” paparnya.

Dipaparkan olehnya, bahwa pada tahun 2022 Pemkab Klaten telah melakukan rehab RTLH sebanyak 35 unit menggunakan APBD murni tahun 2022 di lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan Karya Bakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB).

Selain itu, melalui APBD perubahan tahun ini, Pemkab Klaten menganggarkan rehab RTLH untuk 552 unit yang tersebar di lokasi penanganan desa dengan tingkat kemiskinan ekstrim dengan nilai bantuan sebesar Rp 12 juta per unit.

“Pemkab Klaten secara bertahap, terus mencurahkan perhatian terhadap RTLH. Kegiatan ini sebagai upaya mendukung pengentasan kemiskinan di desa-desa tersebut,” ungkapnya.

Pramana menambahkan bansos rehab RTLH dari berbagai sumber lainnya, seperti Baznas, bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, maupun Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR.

Sehingga, tercatat akhir tahun 2022, RTLH yang direhab mencapai 1.715 unit.

Baca juga: Bupati Klaten Resmikan Lumbung Pangan Warga di Demakijo : Demi Ketahanan Pangan dan Putus Tengkulak

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani menegaskan di tahun 2022, rehab RTLH difokuskan pada 25 desa miskin ekstrim tersebar di lima kecamatan.

“Dengan sistem gotong royong dan bantuan stimulan ini, insya Allah, rumah yang tadinya mungkin tidak layak atau rumah yang tidak sehat, rumah bapak dan ibu semuanya sudah bisa ditempati dengan keluarga dengan penuh kenyamanan dan insya Allah sehat,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat agar dapat hidup lebih sehat dan sejahtera.

Selain itu juga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan tujuan memberantas kemiskinan dan keterbelakangan yang ada di Kabupaten Klaten.

(*)