Berita Solo Terbaru

Asal-usul Baito Rajamala, Ikon di Bantaran Sungai Bengawan Solo : Kapal yang Dinaiki Pakubuwono IV

Baito Rajamala itu adalah titian Sampean Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono ke IV

Tayang:
Tribunsolo.com/Anang Ma'ruf
Replika kapal Baito Rajamala, yang berada di kawasan Semanggi, tepatnya di bantaran Sungai Bengawan Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Replika kapal Baito Rajamala telah menjadi ikon di kawasan Semanggi, tepatnya di bantaran Sungai Bengawan Solo.

Bagaimana sebenarnya asal usul kapal Baito Rajamala tersebut?

Kapal itu diketahui merupakan kapal yang ada di zaman Keratonan Kasunanan Surakarta.

"Setahu saya ceritanya, zaman Keraton Kasunanan, kalau cerita lengkapnya saya tidak begitu tahu tapi sedikit saya tahu," ujar Samian (47), selaku Ketua Paguyuban Kampung Harmoni, Selasa (13/12/2022).

Baca juga: Penampakan Maskot Asean Para Games 2022 di CFD Solo, Rajamala Si Penolak Bala

Kala itu, Sungai Bengawan Solo tak seperti saat ini yang begitu tenang tanpa ada kapal.

Sebaliknya, Sungai Bengawan Solo ramai oleh kapal-kapal yang mengangkut berbagai barang.

Apalagi, ada pelabuhan kapal pedagang di Bengawan Solo.

"Yang saya tahu dulu Sungai Bengawan Solo merupakan sungai sarana bagi kapal-kapal yang mengangkut barang-barang konsumsi dan niaga ke pedalaman Pulau Jawa, " ujarnya.

"Dulu di Bengawan Solo ada lokasi namanya Tempuran (Pertigaan Sungai Bengawan Solo) yang dulu digunakan sebagai pelabuhan kapal pedagang," jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal atau perahu Baito Rajamala itu adalah titian Sampean Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono ke IV, yang tak lain merupakan seorang raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Baca juga: Delegasi G20 Dikalungi Bandul Rajamala dan Naik Sepur Kluthuk Jaladara, Ini Filosofinya Kata Gibran

"Di dermaga tersebut ada salah satu kapal yang gagah perkasa yaitu Kyai Rajamala, " kata Samian.

"Nah kapal Kyai Rajamala tersebut dinaiki oleh Pakubuwono IV," ujarnya.

Dilansir dari TribunJateng, replika Baito Rajamala itu menjadi ikon wisata Solo bagian timur.

Pembangunan replika kapal itu dianggarkan melalui APBD Kota Solo 2019.

Untuk ukuran replika kapal tersebut, kurang lebih memiliki panjang 90 meter dan lebar sekitar 60 meter.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved