Berita Boyolali Terbaru
Jelang Natal, Hampers Lilin Aromaterapi Buatan Warga Boyolali Diburu, Pesanan Meningkat 100 Persen
Natal membawa berkah bagi pengusaha hampers di Boyolali. Pesanan hampers mengalami peningkatan bahkan sampai 100 persen. Produksi juga meningkat.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNASOLO.COM, BOYOLALI - Jelang Natal, permintaan hampers yang berisi lilin aromaterapi meningkat drastis.
Harganya yang cukup terjangkau, tapi tetap elegan diberikan kepada siapapun, menjadikan hampers ini cukup diminati masyarakat.
Dimana dalam satu paket Hampers, berisi 2-5 buah lilin aromaterapi.
Lilin aromaterapi yang diproduksi sendiri itupun punya aneka warna dan aroma khas yang berbeda-beda.
Harganya pun cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp 20-100 ribu.
Lilin aromaterapi ini sendiri selain bisa sebagai pengharum ruangan juga bisa untuk media relaksasi.
Tak salah jika, permintaan hampers yang digeluti Aqilatama Aryaputri warga Dukuh/Desa Candi, Kecamatan Ampel ini meningkat hingga 100 persen jelang Natal ini.
"Pesanan sudah mulai terlihat adanya peningkatan itu sejak akhir November kemarin," ujarnya, kepada TribunSolo.com, Selasa (20/12/2022).
Seiring dengan pelaksanaan Natal, permintaan hampers Lilin aromaterapi ini terus menanjak.
Baca juga: Mengintip Isi Hampers Bridesmaids Pernikahan Kaesang dan Erina, Segini Harga Satu Paketnya
Bahkan, dari hari biasanya peningkatannya ini bisa mencapai 100 persen.
Dalam sepekan saja, dia mampu menjual sedikitnya 600 paket hampers.
"Pesanan hampers lilin ini dari berbagai kota di Jawa dan Bali," ungkapnya.
Untuk memenuhi permintaan hampers lilin ini, dia pun meningkatkan produksi lilin dengan menambah tenaga untuk membantu proses produksi.
Jika biasanya, dalam sehari hanya memproduksi 5 ribu buah lilin, namun belakangan ini produksi ditingkatkan hingga 3 kali lipatnya.
"Semua tenaga dari para tetangga sekitar. Jadi kalau pas permintaan meningkat kita minta untuk bantu produksi," tambahnya.
Dari usahanya, remaja itu bisa meraup omset hingga puluhan juta per bulan.
"Ya Alhamdulillah cukup lah. Ya puluhan juta gitu aja," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Produsen-Lilin-aromaterapi.jpg)