Klaten Bersinar
Wajah Baru Bukit Sidoguro Bayat Klaten Jadi Magnet Baru Para Wisatawan
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Usai dilakukan revitalisasi selama 8 bulan, Bupati Klaten Sri Mulyani resmi memperkenalkan wajah baru objek wisata Bukit Sidoguro di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, Jumat (30/12/2022)
Dengan wajah baru itu, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disparbudpora) Klaten, optimis target 10 ribu kunjungan wisatawan di akhir tahun dapat terpenuhi.
“Untuk kapasitas dari Bukit Sidoguro bisa sampai lima ribu pengunjung," terang Kepala Disparbudpora Klaten Sri Nugroho.
"Kami optimistis untuk akhir tahun nanti bisa tembus 10 ribu kunjungan wisatawan dalam satu hari,” tambahnya.
Sri Nugroho mengungkapkan, revitalisasi dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 4,8 miliar itu mampu menyuguhkan kelebihan yang tak dimiliki obyek wisata lainnya.
Selain menawarkan pemandangan epik waduk Rowojombor dari atas bukit, tempat tersebut juga menawarkan sejumlah fasilitas penunjang.
Baca juga: Harumkan Nama Klaten, Atlet dan Pelatih Diberi Penghargaan, Sri Mulyani : Kami Selalu Beri Dukungan
Tepat di puncak Bukit Sidoguro terdapat sejumlah plaza kuliner yang menawarkan berbagai makanan dan minuman.
Untuk menambah nikmat hidangan itu, tersedia tempat duduk yang menghadap langsung ke arah Rowo Jombor.
Selain itu, pengunjung juga dapat beristirahat pada sejumlah gazebo yang tersedia ditemani angin sepoi-sepoi.
Sejumlah fasilitas lainnya seperti musala, kios cinderamata, hingga tourism information centre (TIC) juga siap untuk memanjakan pengunjung ditempat tersebut.
“Bukit Sidoguro ini juga menawarkan pemandangan sunset dan sunrise," katanya.
"Apalagi kami buka mulai pukul 08.00-22.00. Pada malam hari pengunjung akan disuguhkan kelap kelip lampu Kota Klaten dan yang berasal dari perahu wisata yang berjalan di Rowo Jombor,” ucapnya.
Tak berhenti sampai disana, kedepan Disbudporapar akan terus mengembangkan Bukit Sidoguro.
“Dari total 39.000 meter persegi, baru 75 persen yang sudah dilakukan penataan. Ditambah rencana penambahan fasilitas bagi disabilitas sehingga memudahkan dalam mengakses,” ucapnya.
Baca juga: Resmikan LPMDes Joho Prambanan,Sri Mulyani Ajak Petani Tanam Padi Rojolele Asal Klaten Srinar-Srinuk
Nantinya, agar bisa menikmati obyek wisata tersebut pengunjung dewasa akan dikenakan tarif Rp 15 ribu, sedangkan anak-anak Rp 5 ribu.
Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani menjelaskan, upaya pembenahan terhadap Bukit Sidoguro terus dilakukan. Berbagai fasilitas yang ada siap untuk memanjakan pengunjung yang datang.
“Patut untuk diapresiasi dan selalu terjaga untuk keindahan dari Bukit Sidoguro. Memang setelah saya lakukan pengecekan masih perlu dilakukan pembenahan. Bagaimana kedepannya, bukit ini perlu difasilitasi terutama untuk teman-teman disabilitas,” kata Sri Mulyani.
Bupati menjelaskan, setelah dibuka kembali, objek wisata Bukit Sidoguro memiliki berbagai fasilitas.
“Ini merupakan berkat kerjasama dari semua pihak. Namun kedepan, kami akan terus berbenah menjadikan wisata ini menjadi wisata ramah disabilitas,” jelasnya.
Bupati turut berpesan kepada seluruh pengunjung objek wisata Bukit Sidoguro untuk menjaga kebersihan tempat wisata.
Selain itu, dirinya mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Klaten juga akan berbenah mempercantik sarana prasarana yang ada di Klaten.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Wajah-baru-Bukit-Sidoguro-yang-telah-dibuka-kembali-oleh-Bupati-Klaten-Sri-Mulyani.jpg)