Berita Solo Terbaru
Sosok Istri Wiji Thukul Mbak Sipon di Mata Tetangga, Dikenal Ramah
Mbak Sipon dikenal sebagai pribadi yang ramah oleh para tetangga di Solo. Dia sering berinteraksi dengan warga sekitar.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Istri Wiji Thukul, Dyah Sujirah atau yang akrab disapa Mbak Sipon menghembuskan nafas terakhirnya di usia 55 tahun.
Tetangganya, Tri Wiyono (68) bercerita bahwa ia merupakan sosok yang ramah.
"Baik. Dianya baik," terangnya saat ditemui awak media di rumah duka, Kamis (5/12/2023).
Dalam pantauan TribunSolo.com terlihat beberapa pelayat mulai berdatangan di rumah duka Kalangan, RT 01, RW 14, Jagalan, Jebres, Solo.
Meskipun dalam kondisi kakinya yang diamputasi lantaran terkena diabetes, Mbak Sipon ini masih menyempatkan waktu jalan-jalan.
"Aktivitas jalan-jalan enggak apa-apa. Jalan-jalan biasa," tuturnya.
Ia hidup bersama anak bungsunya, Fitri Nganti Wani.
Baca juga: Kabar Duka : Sipon, Istri Wiji Thukul Aktivis asal Solo Meninggal Dunia
"Kalau Mbak Wani dan suaminya tiap hari di sini," jelasnya.
Meskipun kondisi kaki telah diamputasi ia tetap menjalankan ibadah salat.
"Kadang-kadang salat. Kondisinya seperti itu," tuturnya.
Terakhir ia mengeluh kesakitan sebelum dilarikan ke RS Hermina pukul 19.00 WIB Rabu (4/12/2023).
"Paginya sambat enggak kuat. Mau makan enggak doyan. Paginya makan di perempatan ada yang jual soto. Cuma beberapa sendok bilang enggak kuat," tuturnya.
Ia pun dibawa ke rumah sakit bersama anak keduanya, Fajar Merah sebelum menghembuskan nafas terakhir.
"Sampai sore sambat enggak kuat sama Fajar dibawa ke rumah sakit. Tadi malam jam 07.00 WIB," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/tetangga-sipon.jpg)