Tribun Solo Wiki
Biodata Jiyanto, Kepala Desa Canden Boyolali, Punya Cara Unik Dengarkan Keinginan Masyarakat
Sebelum dilantik sebagai Kades, Jiyanto pernah bekerja di sebuah perusahaan pelayaran di Malaysia dari tahun 1998 hingga 2000.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Bagi sebagian orang, bertani bukanlah pilihan.
Hasil yang tak cukup menjanjikan, kerjanya berat dan berbaur dengan lumpur.
Baca juga: Biodata Agus Mustakin, Kepala Desa Karangtengah: Kades Termuda se-Wonogiri, Dilantik Usia 27 Tahun
Tak jarang, para petani yang kesulitan melakukan regenerasi.
Anak petani tak banyak yang mau meneruskan usaha orang tuanya itu.
Tapi tidak bagi Kepala Desa (Kades) Canden, Kecamatan Sambi, Boyolali, Jiyanto.
Meski sudah menjadi kades, Jiyanto tak canggung atau gengsi untuk ke Sawah.
Mengurus sawah, layaknya petani lainnya.
Baginya, ke sawah bukan sekedar untuk mendapatkan hasil pertanian saja.
Dengan turun langsung ke sawah bersama petani lainnya, dia ingin mendengarkan langsung masyarakat yang sebagian besar petani.
" Jadi tak ada batasan antara masyarakat dengan kepala desa," ujarnya.
Jiyanto menyebut selain untuk mewujudkan ketahanan pangan, dengan bertani dia bisa lebih dekat dengan masyarakat desa yang umumnya sebagai petani.
“ Jadi saya bisa mendengarkan apa yang menjadi diinginkan masyarakat,”
“ Sakalian untuk menyalurkan hobi saya, bertani,” ucapnya.
Baca juga: Biodata Danang Agung Warsiyanto, Lurah Baluwarti yang Pernah Magang Jadi Montir Cuma 3 Hari
Sebelum dilantik sebagai Kades, Jiyanto pernah bekerja di sebuah perusahaan pelayaran di Malaysia dari tahun 1998 hingga 2000.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Kepala-Desa-Canden-Kecamatan-Sambi-Jiyanto.jpg)