Berita Solo Terbaru
Berkaca Pengalaman Masjid Raya Al Jabbar, Kebersihan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Diprioritaskan
Untuk diketahui, Masjid Raya Al Jabbar sempat viral setelah kolam yang ada di sana menjadi tempat renang anak-anak.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kementerian Agama tidak ingin kejadian di Masjid Raya Al Jabbar terulang di Masjid Raya Sheikh Zayed Kota Solo.
Untuk diketahui, Masjid Raya Al Jabbar sempat viral setelah kolam yang ada di sana menjadi tempat renang anak-anak.
Selain itu, masjid milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) ini juga dipenuhi dengan sampah pengunjung.
Dikutip dari Tribunnews.com, jumlah sampah yang ditemukan saat hari pertama peresmian Masjid Raya Al Jabbar.
Baca juga: Penandatanganan MoU Masjid Raya Sheikh Zayed: Manajemen Bersama MBZ University dan Islamic Center
Jumlahnya lebih kurang 1,9 ton sampah dan kebanyakan ditemukan sekitar danau.
Kondisi tersebut diharapkan tidak terjadi di Masjid Raya Sheikh Zayed Kota Solo.
Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Kamaruddin Amin menyampaikan sejumlah cleaning service akan disiagakan.
"Cleaning service harus bagus, ini menjadi concern bersama antar kementerian agama dan UEA," kata dia, Kamis (12/1/2023).
Baca juga: Isu Resesi Dongkrak Harga Emas di Solo, Tembus Rp 1 Juta Per Gram
"(Itu) untuk memastikan masjid ini dibangun dan dipelihara supaya tetap indah dan tetap bagus," tambahnya.
Adapun pengunjung atau umat Masjid Raya Sheikh Zayed Kota Solo juga harus punya kesadaran diri untuk membersihkan sejumlah sampah.
"Tak boleh buang sampah sembarangan, tidak boleh makan sembarangan," tutur dia.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Bangunan-Masjid-Raya-Sheikh-Zayed-Kelurahan-Gilingan-Kecamatan-Banjarsari-Kota-Solo.jpg)