Berita Sukoharjo Terbaru

Kronologi Tewasnya Saminem dan Sastro, Saat Puting Beliung Mengamuk di Mojolaban Sukoharjo

Saminem (58) dan Sastro Suyatno (70) tewas setelah tertimpa pohon tumbang, saat Mojolaban dilanda angin kencang Sabtu (21/1/2023).

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Aji Bramastra
TribunSolo.com/Istimewa
Sebuah pohon tumbang menimpa sepeda, dalam peristiwa bencana alam Puting Beliung di Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (21/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Nasib pilu dialami dua petani asal Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo

Saminem (58) warga Dukuh Ganggasan, Desa Demakan dan Sastro Suyatno (70) warga Dusun Tempel, Desa Joho meninggal dunia setelah tertimpa pohon tumbang, Sabtu (21/1/2023). 

Baca juga: Puting Beliung Mengamuk di Mojolaban Sukoharjo: Warung Soto Ambruk, 2 Warga Tewas Tertimpa Pohon

Camat Mojolaban, Joko Windarto mengatakan kedua tertimpa pohon tumpang di sekitar perumahan Edelweis, Desa Joho. 

"Ada 3 pohon tumbang di sepanjang jalan depan dan belakang Perum Edelweis, Desa Joho menyebabkan 2 orang meninggal dunia dan seorang warga mengalami patah tulah pada bahu kiri," ujarnya kepada TribunSolo.com, Sabtu (21/1/2023). 

Penjabat Kepala Desa Joho, Wisnu, mengatakan Saminem awalnya sedang menanam padi di sawah. 

Karena tahu turun hujan, kemudian Saminem memutuskan untuk kembali pulang ke rumah. 

Namun takdir berkata lain, ketika dalam perjalanan pulang hujan semakin deras dan angin semakin kencang bertiup. 

Pohon yang ada di pinggir jalan pun tumbang dan menimpa tubuh Saminem. 

"Saminem sedang bertani. Tahu hujan, dia pulang, di jalan angin besar dan pohon tumbang," ujar Wisnu kepada TribunSolo.com, Sabtu (21/1/2023). 

"Pohon besar yang tumbang menimpa tubuh Bu Suminem, dan tewas seketika," tambahnya. 

Hal yang sama juga menumpa Sastro Suyatno, yang juga tewas ketika pulang dari sawah. 

"Pak Suyatno juga seperti itu, hujan pulang sampai barat Perum Edelweis juga tertimpa pohon tumbang, juga tewas," jelasnya. 

"Jadi keduanya bukan tewas saat berteduh, melainkan saat perjalanan pulang," imbuhnya. 

Selain menewaskan dua korban, angin kencang di Mojolaban juga menyebabkan 2 warung roboh dan menimpa belasan karyawan dan pembeli terluka. (*) 

 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved