Berita Solo Terbaru

Program Wajib Kunjung Museum Solo Berdampak Positif, Siswa Mulai Suka Kebudayaan dan Warisan Daerah 

Program Wajib Kunjung Museum di Solo ternyata berdampak pada siswa SD dan SMP di Solo. Mereka mengaku makin suka dengan benda budaya seperti keris.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
Penampakan Museum Keris Nusantara di Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani
 
TRIBUNSOLO.COM, SOLO –  Kegiatan Wajib Kunjung Museum rupanya membuat siswa SD dan SMP di Kota Solo menjadi sangat tertarik terhadap kebudayaan salah satunya keris.

Di Museum Keris Surakarta menjadi salah satu museum yang kerap didatangi penunjung dari berbagai sekolah di Kota Solo.

“Ya kalau saya liat dari siswa yang datang itu awalnya karena kewajiban dari sekolah,” kata Kepala UPT Museum, Bonita Rintyowati, Jumat (20/1/2023) siang

“Namun setelah mereka melihat secara langsung seperti contoh di museum keris saja, mereka jadi yang awalnya hanya ikut jadi tertarik dengan benda-benda dan sejarah keris,” ujarnya.

Ratusan siswa yang mengunjungi museum tersebut rupanya semakin mencintai kebudayaan jawa.

“Apalagi saat di museum keris mereka jadi paham macam-macam keris, kalau dari masyarakat umum kebanyakan karena pengen tahu ya,” ujarnya.

Baca juga: Keris Sapta Tunggal, Koleksi Unik Museum Keris Nusantara Solo, Satu Bilah Ada yang Lurus dan Luk 7

“Bahkan ada salah satu anak kelas 4 SD yang bilang amazing. Dalam setahun ini ada peningkatan dan menyambut baik dengan adanya programnya,” ujarnya.

Seperti diketahui, program yang sudah dimulai sejak Desember 2021 tersebut diikuti para pelajar dari jenjang SD dan SMP di Kota Surakarta.

Awal program tersebut dibuat yakni tahun 2021 dengan jumlah pengunjung yang mengalami peningkatan hingga 2022.

“Hebatnya sudah naik hampir 60 persen,” katanya.

Tujuan WKM sendiri adalah untuk mengenalkan museum yang ada di Solo kepada siswa.

Dengan harapan, setelah mengenal museum, siswa bisa tumbuh dengan menghargai sejarah dan budaya Indonesia.

Dengan menyambangi museum, siswa dapat belajar dari sejarah dan peninggalannya untuk mengembangkan pengetahuan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved