Berita Boyolali Terbaru

Kronologi Bus Wisata Kendal Terbakar di Cepogo : Horor Mulai Saat Bau Kampas Kompling Tercium

Api merambat ke deck bus melalui spoon yang diawali kampas kopling bus sudah tercium dari dalam kabin

TribunSolo.com/Istimewa
Sebuah bus pariwisata mengangkut rombongan wisatawan asal Kendal terbakar di ruas Jalan Magelang-Boyolali tepatnya di Dusun II, Desa Winong, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali hari ini Sabtu (21/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sebuah bus yang membawa rombongan dari Kominfo Kabupaten Kendal terbakar di jalan saat tengah melakukan perjalanan wisata ke Cepogo, Boyolali.

Kejadian tersebut terjadi di Dusun II, Desa Winong, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Sabtu (21/1/2023).

Menurut informasi dari Kabid Damkar Boyolali, Dono Rumekso mengatakan, bus sebelumnya telah selesai berwisata dari Cepogo.

Unit Bus dari perusahaan bus YG (Yayang Grup) asal Weleri tersebut dikemudikan oleh Irwan Muklis dengan kondektur Muhammad Basir.

Bus diketahui membawa penumpang sebanyak 25 orang.

Baca juga: Habis Senang-senang, Rombongan Wisata Kendal Alami Horor di Cepogo: Bus Terbakar di Jalan

"Bus awalnya baru selesai mengantar wisata ke Cepogo Cheese Park sekitar pukul 13.00 WIB, 15 menit kemudian kampas kopling bus terasa bau di dalam kabin," kata Dono kepada TribunSolo.com.

"Kemudian api merambat ke deck bus melalui spoon," tambah Dono.

Penumpang bus yang panik, lalu segera turun ketika mengetahui ada api di dalam bus.

"Setelah penumpang turun, api membesar sehingga membakar seluruh bagian bus," ujar Dono.

Api baru padam setelah pihak damkar menerjunkan 2 unit mobil pemadam kebakaran.

Baca juga: Demi Ikuti Penutupan & Jalan Sehat Satu Abad NU di Solo, Pemuda Ini Berangkat Dari Sumatera Naik Bus

"Upaya pemadaman kita menerjunkan 2 unit mobil damkar dan 14 anggota regu untuk pemadaman api," ujar Dono.

Api dapat dipadamkan sekitar 16 menit kemudian.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Hanya saja ada kerugian materil dikarenakan sebagian besar penumpang bus tidak sempat menurunkan barang berharga yang tersimpan di dalam dashboard.

"Untuk nilai kerugian belum bisa kami taksir, karena ada barang berharga milik penumpang di dalam dashboard belum bisa diselamatkan pemilik berupa apa belum jelas," kata Dono.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved