Berita Boyolali Terbaru
Polisi Masih Selidiki Kecelakaan Maut di Tol Semarang-Solo, Bisa Jadi Ada Unsur Kelalaian
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk kasus kecelakaan maut di KM 474+500 Tol Semarang-Solo. Bisa jadi ada unsur kelalaian.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Empat orang menjadi korban kecelakaan maut di KM 474+500 Tol Semarang-Solo, Selasa (31/1/2023).
Polisi masih melakukan penyelidikan atas kecelakaan yang diduga akibat pecah ban itu.
Kasat Lantas Polres Boyolali AKP M Herdi Pratama menyebut ada dugaan unsur kelalaiannya pemilik kendaraan.
Dimana, ban yang digunakan kendaraan tersebut diproduksi tahun 2006.
"Ban itu kurang layak digunakan," kata Herdi, Rabu (2/2/2023).
Sudah ban yang digunakan produksi lama, jumlah penumpang dalam mobil Kijang SGX, AD 1481 LL juga banyak.
Baca juga: Empat Korban Kecelakaan Maut Tol Semarang-Solo Dimakamkan di Klaten, Ada Ayah dan Anak
Mobil itu ditumpangi 9 orang dewasa dan 2 balita.
Melaju di tol dengan kecepatan tinggi.
"Mungkin bannya Akhirnya tidak kuat. Akhirnya meletus bannya itu," kata dia.
"Pengemudi akhirnya tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Akhirnya terperosoklah ke parit sebelah kiri," tambahnya.
Herdi menyebut menurut keterangan saksi, kendaraan itu melaju di tol dengan kecepatan 70-80 km/jam.
Namun, berdasarkan pengecekan anggota, diperkirakan laju kendaraan mencapai 90-100 km/jam.
"Sebenarnya belum melebihi batas kecepatan, kecepatan maksimal di tol itu 100 KM/jam," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Kondisi-kendaraan-yang-mengalami-kecelakaan-di-Jalan-Tol-Semarang-Solo-KM-47450.jpg)