Gempa di Turki

Landasan Pacu Bandara Hatay Terbelah Akibat Gempa Turki, Bandara Terpaksa Ditutup

Bandara Hatay (HYT) di Turki terpaksa harus ditutup karena landasan pacunya terbelah akibat gempa besar magnitudo 7,8 yang mengguncang Turki.

Tayang:
HO/Twitter Chaudhary Parvez
Gempa berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang Turki dan Suriah utara, Senin (6/2/2023) pagi, membuat kerusakan di landasan pacu Bandara Hatay. 

TRIBUNSOLO.COM - Bandara Hatay (HYT) di Turki terpaksa harus ditutup karena landasan pacunya terbelah akibat gempa besar magnitudo 7,8 yang mengguncang Turki.

Sebelumnya diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang Turki dan Suriah utara, Senin (6/2/2023) pagi.

Baca juga: Update Korban Jiwa Gempa Turki dan Suriah, Total Lebih dari 3.823 Orang Meninggal Dunia

Bencana alam tersebut menimbulkan kerusakan besar-besaran dan menyebabkan ribuan orang meninggal dunia.

Dilansir dari The Guardian, upaya pemulihan peristiwa ini masih jauh dari kata selesai.

Berdasarkan update terbarunya total korban tewas menjadi lebih dari 3.823 orang.

Jumlah korban tersebut diantaranya 2.379 di Turki dan 1.444 orang di Suriah

Dilansir dari Aero Time, gempa bumi juga berdampak pada infrastruktur transportasi udara di kawasan itu, menyebabkan kerusakan parah dan mengakibatkan banyak penerbangan dibatalkan di seluruh Turki.

Rekaman video yang beredar menunjukkan bagaimana kondisi di Bandara Hatay (HTY), yang melayani kota Antakya dan Iskenderun, setelah gempa besar terjadi.

 

Baca juga: Update Korban Jiwa Gempa Turki dan Suriah, Total Lebih dari 3.823 Orang Meninggal Dunia

Aspal di bandara itu terlihat terlipat ke atas atau terbelah, menciptakan punuk tepat di seberang landasan dan membuat bandara tidak dapat beroperasi.

Dalam video dramatis lainnya, penumpang terlihat berlari menyelamatkan diri di ruang pengambilan bagasi di Bandara İnternasional Gaziantep Oğuzeli (GZT).

Bandara Gaziantep dan Hatay saat ini masih ditutup, bersama dengan Kahramanmaraş (KCM), bandara lain di wilayah tersebut.

Gempa susulan juga mengganggu lalu lintas udara pada pagi hari di bandara Adana Sakirpasa (ADA), yang terletak di tenggara Turki.

(TribunNews)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved