Berita Karanganyar Terbaru
Keresahan Warga Karanganyar Sirna, Pemkab Gelar Pasar Murah : Beras Cuma Dibanderol Rp8.500/Kg
Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan harga beras di pasaran saat ini telah mencapai Rp12.000 per kilogram.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Harga beras di pasaran di Kabupaten Karanganyar melonjak hingga diatas Rp10.000 per kilogram.
Tetapi keresahan masyarakat Karanganyar pun sirna seketika gegara aksi Pemkab Karanganyar.
Pemkab bergerak cepat untuk menekan harga beras kembali turun.
Yakni dengan membantu Bulog Solo untuk mendistribusikan beras seharga Rp8.500 per kilogram.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan harga beras di pasaran saat ini telah mencapai Rp12.000 per kilogram.
"Meski harga tinggi, sebenarnya persediaan masih aman, ini kami lakukan untuk mengatasi oknum yang memainkan harga beras di Karanganyar," kata Juliyatmono kepada TribunSolo.com, Rabu (22/2/2023).
Juliyatmono mengatakan pasar murah ini turut dilakukan setidaknya untuk membantu masyarakat di Kecamatan Jatipuro.
Baca juga: Sempat Terhenti, Bupati Juliyatmono Pastikan Proyek Pembangunan RSUD Karanganyar Dilanjutkan
Baca juga: Dibangun di Era Juliyatmono, 11 Bangunan ini Jadi Ikon Karanganyar
Sebab masyarakat di Kecamatan Jatipuro tidak punya lahan pertanian.
"Kita membantu mendistribusikan beras bulog dengan harga Rp8.500 per kilogram," ucap Juliyatmono.
Selain itu, Juliyatmono mengatakan pasar murah ini dilaksanakan juga untuk mengisi masa tunggu panen raya yang akan diperkirakan sekitar April dan Mei 2023.
Pasar murah tersebut bakal digelar di setiap kecamatan.
"Kita akan keliling setiap kecamatan, kalau dari bulog berapapun bersedia," ujar Juliyatmono.
Sementara itu pimpinan cabang Bulog Solo, Andi Nugroho mengatakan program pasar murah ini sudah dimulai sejak Januari 2023.
Dia menuturkan, hingga saat ini pihaknya telah mendistribusikan 6.500 ton beras di Soloraya dan 500 ton beras di Kabupaten Karanganyar.
"Kita sudah keliling kabupaten/kota di Soloraya baik ke kios-kios pasar, pasar modern hingga warga tingkat kelurahan," ucap Andi.
"Kalau program ini sampai akhir tahun, selama harga di lapangan naik, kita turun," pungkasnya.
(*/adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Penampakan-antrean-warga-Jatipuro-dalam-Pasar-Murah-di-Kantor-Kecamatan-Jatipuro-Karanganyar.jpg)