Berita Boyolali Terbaru
Lubang di Jalan Solo - Semarang Bikin Celaka, Ada Pengendara Terjatuh: Patah Tulang
Kecelakaan kerap terjadi di jalan Solo-Semarang. Hal ini lantaran adanya lubang jalan di lokasi itu. Ada pengendara yang sampai patah tulang.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Baru dua bulan sebagian jalan Solo-Semarang diganti aspalnya.
Tapi, beberapa titik jalan berlubang sudah bermunculan kembali.
Seperti di dekat pertigaan Ngangkruk, Kecamatan Banyudono.
Ada dua lubang jalan dari arah Solo menuju Semarang.
Meski tak terlalu dalam, tapi dua lubang itu juga sudah cukup untuk membuat pengendara celaka.
Khususnya pengendara sepeda motor.
Untuk itu, pengendara yang melintas jalan utama Solo-Semarang itu harus berhati-hati.
Mulai dari Kecamatan Banyudono hingga Ampel.
Bahkan, beberapa kali kendaraan pengendara mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di jalan Solo - Semarang.
Kapolsek Teras, AKP Agus Marjoko mengatakan, beberapa waktu lalu dua kecelakaan tunggal terjadi di dua lokasi berbeda.
Baik yang dari Solo menuju Semarang maupun sebaliknya dari arah Semarang ke Solo.
Akibat kejadian itu para korban mengalami luka patah tulang dan dibawa ke rumah sakit.
Baca juga: Kecelakaan Tunggal, Pelajar Kendarai Yamaha Vixion Tewas, Tabrak Pagar Beton Makam di Karangpandan
"Sudah berulang kali kondisi jalan berlubang itu membahayakan pengguna jalan. Kemarin juga terjadi laka tunggal, karena kejeglong jalan berlubang," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Rabu (22/2/2023).
Dia menyebut, dari pengakuan pengendara mereka mengira jalan mulus semua.
Karena memang, kubangan jalan ini tertutup air sehingga tak terlihat oleh pengendara.
Tak hanya di wilayah Kecamatan Teras, kondisi jalan rusak berlubang dan berdampak terjadi kecelakaan juga terjadi di wilayah Kecamatan Ampel.
Seoarang warga, Suyut, mengatakan kecelakaan tunggal juga kerap terjadi di jalan Solo - Semarang, wilayah Tanduk, Ampel.
"Beberapa waktu lalu itu, semalam terjadi tiga kecelakaan karena kejeglong jalan berlubang itu. Pengendara motor semua," kata Suyut.
Kabid Bina Marga DPUPR Boyolali, Joko Prasetyo, dikonfirmasi mengatakan, bahwa jalan arteri Solo - Semarang merupakan jalan nasional.
Aduan masyarakat tentang kerusakan jalan tersebut sudah disampaikan ke kantor PPK 3.4 BBPJN Jateng - DIY.
BBPJN Jateng - DIY menyatakan sudah akan melakukan penambalan jalan dari Bangak hingga Tegalwire, Mojosongo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Lubang-di-jalan-raya-Solo-Semarang.jpg)