Berita Sragen Terbaru

Curhat Pedagang Pasar Sukowati Sragen : Sepi Pembeli, Listrik dan Air Juga Belum Ada

Pantauan TribunSolo.com di lapangan, tampak kios unggas dan pemotongan ayam di Pasar Sukowati Sragen sebagian masih kosong.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/SEPTIANA AYU LESTARI
Suasana Pasar Sukowati, di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan/Kabupaten Sragen yang masih sepi, karena belum semua pedagang pindah meski sudah beroperasi, Selasa (14/3/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Pedagang di Pasar Sukowati, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan/Kabupaten Sragen mengeluhkan jual beli di lapak mereka sampai kini masih sepi. 

Hal itu lantaran belum semua pedagang Pasar Sukowati pindah ke tempat yang baru.

Pantauan TribunSolo.com di lapangan, tampak kios unggas dan pemotongan ayam sebagian masih kosong.

Baca juga: Dilema di Pasar Sukowati Sragen : Pedagang Tak Boleh Pasang Papan Nama, Bikin Pembeli Kebingungan

Begitu juga kios onderdil yang mana para pedagang masih beraktivitas di tempat yang lama.

Menurut salah satu pedagang, Tini, pemilik pemotongan ayam belum pindah karena belum adanya air dan listrik. 

"Belum semuanya pindah kesini, pedagang unggas dan pemilik pemotongan ayam belum pindah, karena belum ada listrik, belum ada air," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (14/3/2023). 

Menurutnya, para pemilik kios pemotongan hewan baru membangun sumur. 

Baca juga: Baru Umur 2 Bulan, Pasar Sukowati di Sragen Sudah Minta Proyek Lagi, Pemkab Siapkan Dana Rp 980 Juta

Mereka memilih membuat sumur, karena keberatan membayar tagihan PDAM. 

"Kalau pemotongan ayam baru membuat sumur, kalau enggak punya sumur, kemalahan kalau pakai PDAM," ujarnya. 

Menurutnya, para pedagang unggas dan pemilik pemotongan hewan masih bertahan di pasar yang lama.

Imbasnya, pasar kini masih terasa sepi, karena biasanya, mereka yang memotong ayam, juga sekalian berbelanja kebutuhan dapur dan sayuran. 

"Biasanya kalau penjual Soto Lamongan, setelah potong ayam kesini, pas masih jadi satu, cukup keteteran melayani pembeli, karena sekarang masih sepi," jelasnya. 

Baca juga: Share Cerita Lucumu Kehilangan Sandal di Masjid, Ada Hadiah Menarik dari Gibran Buat Pemenang

Hal yang sama juga diutarakan Ana, pedagang sembako. 

"Sekarang masih agak sepi, soale belum buka semua, belum terlalu ramai, karena pasar ayam masih di sana, belum banyak yang ke sini," ujar Ana. 

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved