Klaten Bersinar
Klaten Raih UHC 2023 karena 96 Persen Warga Dapat Jaminan Kesehatan, Sri Mulyani : Tambah Semangat
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mendapatkan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2023.
Menerima langsung penghargaan tersebut Bupati Klaten, Sri Mulyani di Balai Sudirman Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2023).
Penghargaan ini didapatkan usai Pemkab Klaten memastikan lebih dari 96 persen penduduknya mendapatkan jaminan kesehatan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Republik Indonesia, Ali Ghufron Mukti mengungkapkan kepesertaan JKN-KIS terus meningkat dari tahun ke tahun.
Dengan capaian yang di raih, Indonesia berhasil menjadi negara dengan capaian cakupan kepesertaan tercepat, kurang lebih 10 tahun jumlah kepesertaan telah mencapai lebih dari 90 persen.
“Sampai dengan 1 Maret 2023, tercatat cakupan perlindungan program JKN-KIS mencapai 252,17 juta jiwa atau 90,79 persen dari total penduduk," jelas dia.
"Capaian ini menjadikan program JKN-KIS di Indonesia menjadi program jaminan kesehatan terbesar di dunia dengan dengan skema tunggal terintegrasi,” ungkapnya.
Baca juga: Pasar Sukowati Sragen Sudah Beroperasi, Tapi Perbaikan Paving yang Amblas Seminggu Lalu, Belum Kelar
Baca juga: Cerita Kasir Alfamart di Klaten Dirampok di Siang Bolong: Pelaku Tenang, Naik Motor Bawa Parang
Dirut BPJS mengatakan bahwa terdapat 22 provinsi dan 334 kabupaten/ kota yang telah mewujudkan UHC diwilayahnya.
Dirinya menambahkan, untuk mengoptimalkan tercapainya UHC di seluruh Indonesia, BPJS Kesehatan sedang mengembangkan strategi ‘PESIAR’.
"Dalam rangka mengoptimalkan tercapainya Indonesia UHC, saat ini BPJS Kesehatan menggunakan strategi ‘PESIAR’, petakan, sisir, advokasi dan registrasi dimana program ini dilaksanakan bersinergi dengan daerah dan beberapa kementerian,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut ia tak lupa memberikan apresiasi kepada untuk 22 provinsi dan 334 kabupaten/kota dengan cakupan kepesertaannya menjadi lebih dari 95 persen total penduduk.
Bupati Klaten, Sri Mulyani bersyukur atas capaian tersebut.
"Alhamdulillah, satu lagi penghargaan untuk Pemerintah Kabupaten Klaten, Universal Health Coverage Award, untuk kebanggaan (warga) Klaten," ungkapnya lewat aplikasi pesan singkat.
Ia juga mengungkapkan apresiasinya kepada semua pihak yang sudah bekerja keras sehingga masyarakat memiliki akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten dan BPJS yang telah bekerja sama mewujudkan capaian UHC Klaten 96 persen. Penghargaan ini menjadi kebanggaan kita."
"Semoga penghargaan ini dapat menambah semangat kami dalam bekerja dan masyarakat Klaten semakin sejahtera,” tuturnya.
Klaten menjadi salah satu dari 11 kabupaten/kota di Jawa Tengah menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC Award) 2022.
Selain kabupaten Klaten, Kabupaten dan kota penerima BPJS Kesehatan Award, yakni Kota Surakarta, Kota Magelang, Kota Semarang, Banjarnegara, Kota Tegal, Purbalingga, Brebes, Kota Salatiga, Rembang, dan Kudus.
Penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan itu, diberikan atas kontribusi pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaran program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Sebagai informasi, UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan, mulai dari promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, serta bermutu dengan biaya terjangkau.
UHC mengandung dua elemen inti, yakni akses pelayanan kesehatan yang adil dan bermutu bagi setiap warga dan perlindungan risiko finansial ketika warga menggunakan pelayanan kesehatan.
Oleh karena itu, penerapan UHC di Kabupaten Klaten memberikan jaminan kepada seluruh masyarakat agar bisa mengakses layanan kesehatan tanpa dipungut biaya atau hanya perlu untuk menunjukkan identitas kependudukan. (*)