Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Sragen Terbaru

Pasar Sukowati Sragen Sudah Beroperasi, Tapi Perbaikan Paving yang Amblas Seminggu Lalu, Belum Kelar

Cosmas Edwi Yunanto mengatakan perbaikan paving tersebut masuk ke dalam proses pemeliharaan oleh rekanan.

Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Perbaikan paving di Pasar Sukowati, Sragen yang belum rampung setelah seminggu amblas dilewati truk bermuatan kayu, Selasa (14/3/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Paving block di Pasar Sukowati, Kabupaten Sragen yang amblas seminggu lalu belum rampung diperbaiki hingga Selasa (14/3/2023).

Pantauan TribunSolo.com di lapangan, masih terdapat gundukan tanah di sebelah timur pasar yang beralamat di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sragen itu.

Sebagian paving yang awalnya dibongkar, kini sudah kembali ditata.

Namun, paving jalan di antara kios pasar kayu masih berserakan dan jalan masih berupa tanah.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Sragen, Cosmas Edwi Yunanto mengatakan perbaikan paving tersebut masuk ke dalam proses pemeliharaan oleh rekanan.

"Setelah ada truk yang terperosok, esoknya langsung diperbaiki oleh rekanan, karena masih tanggung jawab rekanan," katanya kepada TribunSolo.com.

Masa pemeliharaan tersebut, menurut Cosmas berlangsung selama 6 bulan setelah serah diresmikan.

Di mana peresmian dilakukan pada Januari 2023 lalu, dengan begitu masa pemeliharaan akan berlangsung hingga Juni 2023 mendatang.

"Kita masih punya waktu masa pemeliharaan sampai Bulan Juni nanti, kemarin kita keruk total, masa pemeliharaan jalan sampai Juni," terangnya.

Baca juga: Duh Asropi, Bawa Parang Rampok Alfamart di Klaten, Uangnya Dipakai untuk Ikuti Acara di Jakarta

Baca juga: Curhat Pedagang Pasar Sukowati Sragen : Sepi Pembeli, Listrik dan Air Juga Belum Ada

Diberitakan sebelumnya, paving-paving di bagian timur pasar amblas pada Senin (6/3/2023) sore.

Hal itu dikarenakan paving tersebut dilewati truk bak bermuatan kayu.

Truk tersebut membawa barang dagangan kayu milik para pedagang kayu untuk dipindahkan ke tempat baru mereka.

"Truk terperosok," terang Cosmas. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved