Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Sragen Terbaru

Forum Anak Sukowati Soroti Transportasi Publik, Minta Ada Bus Sekolah di Sragen

Transportasi umum di Sragen disorot. Apalagi yang digunakan untk anak-anak sekolah. Minimnya fasilitas ini membuat anak memilih naik motor.

|
TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
Angkutan Kota (Angkot) melintas di depan SMPN 2 Sragen, Kamis (23/3/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Banyak siswa sekolah menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sragen.

Hal itu dikarenakan banyaknya anak di bawah umur yang sudah mengendarai sepeda motor, baik untuk ke sekolah maupun beraktivitas sehari-hari.

Tak hanya ditemukan di kota, anak usia sekolah yang mengendarai sepeda motor juga ditemukan di daerah pedesaan. 

Tak jarang ditemukan, banyak dari mereka yang tidak memakai kelengkapan berkendara, salah satunya tidak memakai helm. 

Menurut Ketua Forum Anak Sukowati, Lintang, banyaknya anak sekolah berkendara sepeda motor karena tidak didukung dengan fasilitas transportasi publik yang memadai. 

Seperti jarangnya jurusan bus atau angkutan umum yang melewati sekolah-sekolah di Kabupaten Sragen.

"Mereka sebagai anak sekolah, kenapa banyak teman-teman yang memakai kendaraan motor, karena tidak ada fasilitas kendaraan umum," katanya kepada TribunSolo.com.

"Jadi mereka terpaksa harus menggunakan kendaraan bermotor, itu kan membahayakan sekali," tambahnya.

Baca juga: Catat, Ini 5 Kantong Parkir buat Pengunjung Masjid Sheikh Zayed Saat Ramadan: Dilengkapi Shuttle Bus

Untuk itu, Forum Anak Sukowati memberikan usulan kepada Bupati untuk memperbaiki sistem transportasi publik. 

Mereka berharap ada bus sekolah, sehingga perjalan siswa dari rumah ke sekolah maupun sebaliknya menjadi lebih aman.

"Khususnya di jalan Adipura (terminal lama), itu kan banyak dilewati teman-teman dari SMKN 1 Sragen dan SMAN 1 Sragen, dan disitu rawan sekali kecamatan, jadi kita pingin banget Bu Yuni untuk memperbaiki infrastruktur itu (transportasi publik)," harapnya. 

"Kita juga ngusulin bus sekolah, juga memperhatikan insfrastruktur lain seperti trotoar, bus sekolah dan infrastruktur itu berkaitan," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan pengadaan bus sekolah pernah dikaji.

Namun, mempertimbangkan jauhnya jarak antar sekolah, hingga kini belum ada realisasi.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved