Kisruh Pemilihan Rektor UNS
Siapa Sajidan, Rektor Terpilih UNS yang Dibatalkan Kemdikbudristek: Guru Besar Lulusan Jerman
Sajidan ternyata juga bukan sosok sembarangan, kini statusnya dibatalkan menjadi Rektor UNS terpilih. Dia ternyata lulusan jerman.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Status Sajidan sebagai rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo terpilih periode 2023-2028 telah dibatalkan.
Pembatalan status Sajidan tersebut didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) Nomor 24 Tahun 2023.
Nah, sebenarnya siapa sosok Sajidan?
Sajidan merupakan seorang profesor yang lahir di Boyolali, 15 April 1966.
Dia sempat mengenyam pendidikan S1 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS Solo pada 1989.
Di fakultas tersebut, Sajidan mengambil bidang ilmu pendidikan biologi.
Pria 56 tahun itu kemudian melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.
Dia mengambil bidang ilmu Biologi/Genetika pada tahun 1997.
Setelah merampungkan pendidikan S2, Sajidan lalu bersekolah di Humboldt Universitas Berlin RF Jerman pada 2002.
Di sana, dia mengambil bidang ilmu genetika bakteria / bioteknologi.
Baca juga: Ini Kalimat Singkat dari Sajidan, Setelah Dengar Kabar Dirinya Batal Jadi Rektor UNS Terpilih
Sajidan kemudian berhasil menyusun disertasi dengan judul Molekuler Karakterisierung von Phytase aus Indonesiche Reishfelder Klebsiella Pneumoniae.
Setelah menempuh itu, Sajidan memiliki gelar akademik Prof. Dr. rer. nat. Sajidan, M.Si.
Adapun Sajidan telah aktif melakukan penelitian sejak 2002 hingga 2015.
Dalam rentang waktu tersebut, Sajidan telah melakukan lebih kurang 18 penelitian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Prof-Dr-rer-nat-Sajidan-MSi-yang-resmi-terpilih-menjadi-Rektor-UNS.jpg)