Viral

Viral Bupati Sula Ditagih Utang oleh Pedagang saat Kunjungan ke Pasar, Begini Duduk Perkaranya

Sebuah video yang memperlihatkan Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsih Mus saat ditagih utang oleh pedagang di pasar tradisional menjadi viral.

|
(ISTIMEWA)
Kolase seorang pedagang di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara marah-marah diduga menagih utang saat kunjungan Bupati Sula di salah Pasar Tradisional. 

TRIBUNSOLO.COM - Sebuah video yang memperlihatkan Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsih Mus saat ditagih utang oleh pedagang di pasar tradisional, viral di media sosial.

Diketahui kejadian tersebut berada di sebuah pasar Tradisional di Kabupaten Kepulauan Sila, Maluku Utara.

Baca juga: Viral ART Asal Indonesia Dapat THR Rp33 Juta dan Liburan Mewah, Terkuak Sosok Bosnya yang Kaya Raya

Kunjungan Bupati tersebut sedang memantau perkembangan stok dan harga jelang Idul Fitri 1444 H/2023.

Pada rekaman video berdurasi 2 menit 50 detik terlihat pedagang sembako tidak terima kedatangan Bupati yang diduga memiliki utang yang sudah 2 tahun tidak dibayarkan kepadanya.

Pedagang yang menenakan pakaian dan celana biru itu berteriak menagih janji Bupati Fifian Adeningsih.

Aksi pedagang itu sempat menjadi tontonan para pedagang lainnya maupun para pengunjung pasar.

Dia diduga kesal lantaran janji dari Fifian Adeningsih Mus untuk menyelesaikan utang tak pernah ditepati.

Bahkan, sudah sekitar 2 tahun, dia menunggu janji itu namun tak pernah tanda-tanda penyelesaiannya.

Usai video tersebut viral, Bupati Kepulauan Sula, Maluku Utara, Fifian Adeningsih Mus akhirnya buka suara.

Fifian menjelaskan, dirinya tidak pernah berutang kepada pedagang yang diketahui bernama Yana.

Menurutnya, dalam video yang beredar itu, tidak ada dirinya di situ. Pada saat itu, Fifian mengaku sedang berada di kios yang lain.

Baca juga: Viral Bupati Sula Ditagih Utang Pedagang Rp85 Juta saat Blusukan ke Pasar : Mana Janji-janjimu Itu?

Dikutip dari Kompas.com, Fifian pun menilai bahwa video yang beredar itu dimainkan oleh lawan politiknya.

“Saya tidak pernah berutang ke ibu Yana. Saya juga tidak tahu-menahu soal utang-utang itu," kata Fifian, Minggu (15/4/2023).

"Jadi video yang beredar itu saya di sebelah kios, yang dilabrak teman-teman saya yang ikut berkunjung, makanya tidak ada saya dalam video itu. Info video itu dimainkan oleh lawan politik saya yang tidak suka dengan giat-giat selama bulan Ramadhan,” jelas Fifian.

Fifian mengatakan, persoalan utang itu sebenarnya antara si pedagang dengan seseorang bernama Rosihan Buamona dan mantan Kadis PU Kabupaten Kepulauan Sula, Samsul Bahri Soamole.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved