Berita Sragen
Kronologi Baliknya Gadis Sragen Pasca 16 Hari Hilang: Pamit Jual Agar-agar, Ditemukan di Rumah Pacar
Perempuan di Sragen yang hilang setelah berjualan agar-agar ternyata menginap di rumah pacar selama dinyatakan hilang
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Fitri Diyah Ningsih (21) gadis asal Desa Japoh, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen yang sempat dicari keluarganya kini sudah kembali pulang.
Diberitakan sebelumnya, Fitri terakhir kali berpamitan kepada keluarga untuk pergi berjualan agar-agar di Pasar Tangen, pada Sabtu (6/5/2023).
Namun, hingga Senin (15/5/2023), Fitri tidak kunjung pulang hingga akhirnya keluarga memutuskan untuk lapor ke polisi.
Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama melalui Kapolsek Jenar, AKP Suparjono mengatakan Fitri kini sudah kembali pulang setelah 16 hari dinyatakan hilang.
Fitri sudah pulang ke rumah orang tuanya pada Selasa (23/5/2023).
Dimana diketahui, Fitri selama ini tinggal di rumah pacarnya yang ada di Desa Gringging, Kecamatan Sambungmacan.
"Pada hari Senin tanggal 22 Mei sekitar pukul 01.00 WIB, Polsek Jenar melaksanakan pendampingan kepada keluarga saudara Tarno (ayah Fitri) untuk mencari anak perempuan yang hilang, atas nama Fitri Diyah Ningsih," ungkapnya saat dihubungi TribunSolo.com, Selasa (23/5/2023).
Baca juga: Nyesek, Pria Ini Puluhan Tahun Menyelam Demi Cari Istri yang Hilang karena Tsunami Jepang
"Polsek Jenar melaksanakan pencarian bersama keluarga di wilayah Desa Gringging, Kecamatan Sambungmacan, dan Fitri ditemukan menginap di rumah salah satu warga," tambahnya.
Pada hari Senin, Polsek Jenar melakukan mediasi terhadap Fitri, orang tuanya, dan keluarga pacar Fitri.
Hasilnya, Fitri masih ingin menenangkan pikiran terlebih dahulu dan belum bersedia pulang ke rumah.
Kemudian, pacar Fitri bersedia mengantar Fitri pulang pada Selasa (23/5/2023) pukul 10.00 WIB sekaligus mengajak keluarga untuk melamar Fitri.
"Dalam hal ini, orang tua Fitri dan orang tua sang pacar sudah merestui keduanya untuk menikah," ujarnya.
"Pacar Fitri pun juga sanggup untuk mengurus persyaratan administrasi pernikahan dengan Fitri," tambahnya.
AKP Sarjono menambahkan Fitri memiliki riwayat pernah mengidap depresi.
"Saudara Fitri pernah dibawa oleh keluarga menjalani rawat inap selama 10 hari di RSJ Mangunjaya, karena diduga depresi," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Sosok-Fitri-Dyah-Ningsih.jpg)