Sapi Kurban Jokowi

Sempat Batal, Sapi Milik Peternak Karanganyar Akhirnya Jadi Dibeli Presiden Jokowi 

Presiden Jokowi akhirnya tetap membeli sapi dari peternak Karanganyar. Sapi tersebut sempat batal dibeli namun akhirnya deal untuk dibeli.

Tayang:
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Bima, Sapi jenis PO milik Sukasno, Warga Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Selasa (20/6/2033). Sapi ini akhirnya tetap dibeli Presiden. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Harapan Sukasno akhirnya terwujud.

Pasalnya, sapi miliknya yang dinamai Bima akhirnya jadi dibeli oleh Presiden Jokowi untuk hewan kurban tahun 2023.

Hal tersebut disampaikan langsung Sukasno saat dihubungi TribunSolo.com, Sabtu (24/6/2023). 

Bahkan, menurut warga Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar ini penawaran sudah mencapai kesepakatan.

"Ya alhamdulillah sudah deal," kata Sukasno kepada TribunSolo.com, Sabtu (24/6/2023).

Sebelumnya, Sukasno merasa kecewa pasalnya sapi jenis PO miliknya batal dibeli Presiden Jokowi

Padahal, sapi dengan berat 700 kilogram itu sudah dinyatakan lolos uji kesehatan melalui pemeriksaan darah dan feses.

Baca juga: Bima, Sapi yang Batal Dibeli Jokowi Alami Trauma : Ekor Tak Berfungsi Pasca Pengambilan Sampel Darah

Usai diambil sampel darah dan feses, Bima mengalami penurunan nafsu makan bahkan ekornya cacat.

Keluhan Sukasno tersebut akhirnya viral dan kabar tersebut sudah sampai ke pihak Sekretariat Presiden.

Kemudian, pihak Sekretariat Presiden menghubungi Sukasno dan diminta untuk mengirim foto sapi miliknya. 

Sukasno lantas ditawari ganti rugi senilai Rp1 juta untuk mengobati Bima. 

Namun, Sukasno menolak tawaran tersebut.

Kini, harapan Sukasno agar sapinya dibeli Presiden Jokowi akhirnya terwujud. 

Tolak Ganti Rugi

Sukasno, warga Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar mengaku ditawari kompensansi ganti rugi usai sapinya batal dibeli Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk hewan kurban.

Sukasno menceritakan dirinya menerima pesan WhatsApp dari pihak Sekretariat Presiden (Setpres) setelah pemberitaan mengenai kekecewaannya viral.

"Dia (setpres) mengirim pesan ke WhatsApp saya dan meminta foto sapi saya," kata Sukasno kepada TribunSolo.com, Rabu (21/6/2023).

Kala itu, Sukasno sudah berangan-angan pihak Setpres bakal memutuskan membeli sapi berjenis PO miliknya itu.

Tapi ternyata tak sesuai harapannya, foto yang dia kirim hanya berbalas pesan terima kasih belaka.

Selain itu, ada tawaran kompensansi senilai Rp1 juta karena sapinya batal dibeli oleh Jokowi.

Baca juga: Bima, Sapi yang Batal Dibeli Jokowi Alami Trauma : Ekor Tak Berfungsi Pasca Pengambilan Sampel Darah

Baca juga: Keluhan Sukasno, Pemilik Sapi Yang Batal Dibeli Jokowi : Nafsu Makan Bima Turun, Usai Diambil Sampel

"Tak hanya itu, dia mengirimkan foto yang disitu ada merupakan surat keterangan menerima kompesasi atas pembatalan pembelian sapi kurban bapak Presiden sebanyak Rp 1 juta," kata Sukasno.

Tawaran itu ditolak oleh Sukasno dan dia mengembalikan kompensasi tersebut kepada Setpres.

Apalagi, kompensasi itu didasari atas pembatalan pembelian dan ganti rugi karena ekor Bima mengalami kecacatan.

"Saya tidak menerima kompensasi itu, saya sampaikan biar saya obati sendiri sapinya," ungkap Sukasno.

Adapun Sukasno masih berharap agar pembatalan pembelian sapinya dapat ditarik kembali.

"Harapannya saya bisa dibeli lagi atau tidak dibatalkan pembelian sapi saya, kalau bisa saya bisa mengingatkan mereka," imbuh Sukasno. (*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved