Dugaan Pungli SMP di Solo
BREAKING NEWS : Dugaan Pungli Masuk SMP di Solo
Dugaan pungutan liar terjadi di sebuah SMP kawasan Kota Solo. Dugaan tersebut menimpa wali murid berinisial DE.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dugaan pungutan liar terjadi di sebuah SMP kawasan Kota Solo.
Dugaan tersebut menimpa wali murid berinisial DE.
Dia mengeluhkan pungutan Rp 2 juta yang didapatkannya.
Itu sempat membuatnya kaget.
Terlebih, dia merupakan pindahan dari Jakarta.
DE kemudian ingin menyekolahkan anaknya ke sebuah SMP di Kota Solo.
"Dari kelas 7 naik ke kelas 8," jelas dia, Rabu (19/7/2023).
Heran
Adapun DE, wali murid dibikin kaget saat mengurus kepindahan sekolah anaknya ke sebuah SMP di Solo.
Anaknya pindah dari Jakarta.
Bagaimana tidak, dia diduga mendapatkan pungutan liar (pungli) sebesar Rp 2 juta.
Dia mengurus kepindahan anaknya.
Itu pun dari kelas 7 SMP ke kelas 8 SMP.
Baca juga: BREAKING NEWS : Dugaan Pungli Masuk SMP di Solo
Baca juga: Cegah Pungli di SMA/SMK, Cabdin Pendidikan Solo Perketat Pengawasan: Alami Pungli, Langsung Laporkan
"Dari kelas 7 naik ke kelas 8. ini harus mengumpulkan KIA KK KTP orang tua, akte," jelas DE, Rabu (19/7/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-uang-kompensasi-ppkm-kota-solo.jpg)